TUMBUHAN DAN SEJARAH (SETELAH MASEHI)

1954
Brown (combined in 1957 with Bonner and Weir) memberikan estimasi seandainya manusia mau mengandalkan hidup pada pertanian agar-agar dan pabrik pengolahan yeast., 50 milyar orang bisa tertopang hidupnya. (Cohen, 1995)
1949
Seorang ahli pikologi (ahli ganggang) berkebangsaan Inggris bernama Kathleen Drew-Baker memberikan penjelasan mengenai siklus hidup Porphyra (ganggang nori adalah salah satunya) yang dianggap rumit. Pemahaman siklus hidup ganggang ini menjadikan nori bisa dibudidayakan dan dipasarkan dalam bentuk tepung di Jepang. Patung Drew-Baker yang sedang menghadap ke sebuah teluk sekarang bisa dilihat di salah satu taman di Tokyo.
1947
Thor Heyerdahl berlayar menggunakan rakit yang terbuat dari balok kayu balsa dari Amerika Selatan jauh menuju Lautan Pasifik untuk mendukung argumennya bahwa manusia pra sejarah dahulu bisa melakukan hal yang seperti itu. (Heiser, 1985)
1947
Setelah dikembangkan sejak perang dunia kedua, akhirnya herbisida (pembasmi rumput) dengan kode produksi 2,4-D diperkenalkan penggunaannya untuk membasmi rumput pengganggu tanaman (gulma). (Fussell, 1992)
1944
Ahli botani dari Cina melaporkan penemuan pohon yang disebut “dawn redwood“ Metasequoia glyptostroboides, pohon yang selama ini hanya dikenal melalui fosil yang berumur 20 juta tahun lebih. (Rupp, 1990)
1943
Sekitar 3.000.000 manusia mati karea wabah akibat kelaparan di Bengali. (Ponting, 1991)
1940
Steroids ditemukan dalam ubi semacam gadung dioscorea sp. Zat ini sangat berguna dalam proses pembuatan cortisone dan hormon sex. Sebagi akibat dari penemuan ini, harga hormon jatuh dari yang tadinya $80 menjadi $2 per gram. [Lihat 1956] (Heiser, 1981)
1938
Szent-Gyögyi menarik kembali salah satu saran yang ia kemukakan bahwa citrin, zat yang selalu ada bersama vitamin C pada jeruk asam, bisa membantu melancarkan pembuluh darah kecil. Zat yang merupakan salah satu jenis flavonoids ini dinamakan Vitamin P dan menjadi topik pembicaraan serius dalam berbagai forum diskusi. Belakangan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat menyatakan bahwa bioflavonoids bukanlah vitamin dan bukan pula zat yang mengandung nutrisi. (Visser, 1986)
1937
Hadiah Nobel diberikan kepada Albert Szent-Gyögyi, atas keberhasilan usahanya mengisolasi vtamin C. Ia mengekstrak vitamin C dari buah paprika. [Lihat 1747] (Levetin & McMahon, 1996)
1935
Analisa oleh seorang ahli botani bernama A. Koehler membuktikan bahwa tangga kayu yang dipakai untuk menculik putra pasangan Charles dan Anne Morrow Lindbergh (anak itu akhirnya dibunuh) adalah berasal dari kayu yang sama dengan kayu yang dijadikan papan lantai atas rumah Bruno Hauptmann. Ini menjadi salah satu dari banyak bukti yang menunjukan bahwa Hauptmann adalah pelakunya dan akhirnya dihukum mati. (Levetin & McMahon, 1996)
1921
George Washington Carver berbicara di depan Ways and Means Committee, Kongres Amerika Serikat (komite dalam kongres Amerika yang memiliki wewenang menangani regulasi pajak, tarif, sumber pendapatan negara, dsb). Beliau mempromosikan tarif yang besifat protektif terhadap kacang tanah. Beliau mencontohkan betapa banyak produk/manfaat yang bisa diambil dari kacang tanah. Berkat promosinya, kacang tanah menjadi hasil panen utama di wilayah sepanjang pantai tenggara Amerika, dan selai kacang tanah menjadi makanan klasik orang Amerika. (Isely, 1994)[Lihat 1890].
1920
Assosiasi Anggrek Amerika “American Orchid Society” berdiri. Pertemuan pertama diselenggarakan tanggal 25 Maret di Horticultural Hall, Boston, Massachusetts. (Reinikka, 1972)
1917
Knibbs menghitung jika daratan bumi tanpa Artik dan Antartika memiliki luas 33 milyar hektar, dan bisa menghasilkan 752,4 trilyun bushel gandum (1 bushel = 36,4 liter), maka populasi manusia sebanyak 132 milyar orang bisa tercukupi makanannya. (Cohen, 1995)
1911
Bencana kelaparan selama dua tahun melanda Rusia. Namun demikian, meskipun banyak warganya yang kelaparan dan mati, negara tersebut tetap saja mengejar target ekspor biji- bijian seperlima dari rata-rata produksi panen tahunannya. (seperlima panen mereka sama dengan 25% dari volume perdagangan dunia). (Ponting, 1991)
1908
Thomas Sulivan, importir teh dari New York New York, memperkenalkan teh celup sebagi sampel promosi pada waktu itu. (Pratt, 1982) Pada tahun 1934, sebanyak 8 juta yard gauze (bahan untuk kantong teh) telah dihabiskan untuk keperluan pembuatan kantong teh dalam satu tahun. (Simpson, 1989)
1901
Seorang ahli kimia berkebangsaan Jepang menciptakan kopi instan. (Levetin & McMahon, 1996)
1893
Keputusan Mahkamah Agung yang ditulis oleh Justice Horace Gray, mengumumkan bahwa tomat termasuk kategori “sayur-sayuran”, bukan “buah-buahan”. Sebagai akibatnya, importer tomat dikenai tarif import 10% untuk tomat (sebagaimana sayuran) yang diimport dari wilayah Karibia. (Levetin & McMahon, 1996)
1889
Bunga raksasa Amorphophallus titanum hasil budi daya dari Sumatra pertama kali berbunga di kebun raya Kew, Inggris.
1886
Pemerintah Belanda mulai mempelajari beri- beri yang yang menyebar luas di Indonesia. Christian Eijkman adalah seorang dokter yang diberi tugas untuk mempelajari “bakteri” yang diduga sebagai penyebabnya. Ketika ayam eksperimennya mulai menunjukan gejala beri-beri, Eijkman mulai melihat bahwa ayam yang hanya diberi nasi putih rentan terhadap penyakit tersebut. Penelitian berikutnya mulai menguak biang kerok dari penyakit tersebut yakni mesin penggiling padi. Dengan menggunakan mesin penggiling padi yang mulai diperkenalkan pada saat itu, kulit ari pada beras ikut terkelupas. Belakangan diketahui bahwa kulit ari pada beras adalah sumber thiamine, atau lebih dikenal dengan nama vitamin B1. [Lihat 1912] (Visser, 1986)
1886
John S. Pemberton menciptakan Coca-Cola, minuman segar yang menggunakan air (air yang dikarbohidrasi), karamel, biji kola, gula, vanili, kayu manis, jeruk lemon, dan ekstrak daun kola. Tahun 1903, mereka mulai membersihkan kandungan kokain yang tersisa pada ekstrak daun koka sebelum daun tersebut dicampurkan ke dalam minuman. (Levetin & McMahon, 1996)