Kebun Raya Bogor terletak di pusat Kota Bogor, Jawa Barat, berdampingan dengan Istana Bogor. Luasnya sekitar 80 hektar. Didirikan oleh Gubernur Jenderal Belanda, Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen, pada tahun 1817 sehingga menjadikannya sebagai salah satu kebun raya tertua di Asia Tenggara. Ketinggian lokasi ±260 mdpl dengan iklim tropis basah, curah hujan tinggi, dan suhu rata-rata 25–26 °C.
Wilayah kebun raya relatif datar dengan sedikit kontur bergelombang. Di dalamnya terdapat aliran Sungai Ciliwung yang membelah kawasan, menciptakan lanskap alami dengan lembah kecil dan jembatan bersejarah. Tanahnya subur karena endapan vulkanik dari Gunung Salak, mendukung keragaman flora tropis.
Koleksi tumbuhan mencapai lebih dari 12.000 spesimen dari sekitar 3.000 jenis. Fokus utama adalah pohon-pohon besar tropis, tanaman obat, palem, anggrek, serta tumbuhan langka dari berbagai daerah Indonesia. Ikon vegetasi yang terkenal adalah pohon kebesaran
(Amherstia nobilis), bunga bangkai
(Amorphophallus titanum), dan deretan pohon kenari raksasa. Kebun Raya Bogor juga berfungsi sebagai pusat penelitian botani dan konservasi tumbuhan tropis.