Semua bagian tumbuhan ini termasuk umbi dan bunganya mengandung konvallasin dan senyawa dari jenis kardenolida lainnya. Tumbuhan ini juga mengandung prasinoside G dan glikosida steroid lainnya. Glikosida jantung dapat mengganggu jantung dengan cara menghambat pompa natrium-kalium (Na+/K+ -ATPase). Orang yang keracunan senyawa konvallasin akan mengalami gejala khas keracunan glikosida jantung disertai diare parah yang dapat berlangsung hingga tiga minggu. Gejala lainnya antara lain mual, gangguan pencernaan, sakit perut, dan kejang-kejang. Dalam kasus yang parah senyawa ini dapat memicu terjadinya gagal jantung yang mengakibatkan kematian.
KANDUNGAN SENYAWA AKTIF Ornithogalum umbellatum L.
Senyawa
Aktivitas
Tingkat Bahaya
konvallasin, prasinoside G
merusak pertumbuhan sel (sitotoksik)
mengakibatkan gangguan pada saraf (neurotoksik)
menyebabkan gangguan pada jantung
menimbulkan gangguan pencernaan
Tinggi (Ib)
Referensi:
1.
Wink Michael, (2010) Mode of Action and Toxicology of Plant Toxins and Poisonous Plants,
Heidelberg University, Institute of Pharmacy and Molecular Biotechnology, INF 364, 69120 Heidelberg, Germany
2.
Pawar SD, Bhutekar SS, Gaikwad RG, Gaikwad MS, (2025) Comprehensive Review on Medicinal Value of Poisonous Plants, Journal of Drug Delivery and Therapeutics. 2025; 15(5):132-152 DOI: http://dx.doi.org/10.22270/jddt.v15i5.7101