TUMBUHAN & PERTAHANAN DIRINYA
Nama umum: golden chain tree

Semua bagian tumbuhan ini terutama bijinya mengandung sitisin dan alkaloid dari jenis quinolizidine lainnya. Kandungan sitisin dapat mencapai 3,5% dari biji tumbuhan ini. Sitisin dapat berperan sebagai senyawa agonis, yaitu senyawa yang dapat mengaktifkan reseptor di dalam sistem jaringan syaraf. Sitisin mengaktifkan reseptor nACHR (nicotinic acetylcholine receptor). Disebut demikian karena reseptor inilah yang bisa berinteraksi dengan nikotin. Sitisin termasuk senyawa yang sedikit memiliki sifat psikoaktif dan halusinogenik, dan bisa digunakan sebagai diuretik. Orang yang keracunan sitisin akan mengakami gejala berupa kontraksi rahim, sakit perut, takikardia, hipotensi, ketidakteraturan jantung, muntah, diare, pusing, sakit kepala, dan delirium. Toksisitas sitisin mirip dengan nikotin.

KANDUNGAN SENYAWA AKTIF
Laburnum anagyroides Medik.
Senyawa Aktivitas Tingkat Bahaya
cytisine
  • mengakibatkan gangguan pada saraf (neurotoksik)
  • mengubah pikiran (psikoaktif)
  • menimbulkan gangguan pencernaan
Ekstra (Ia)
Referensi:
1.

Wink Michael, (2010) Mode of Action and Toxicology of Plant Toxins and Poisonous Plants, Heidelberg University, Institute of Pharmacy and Molecular Biotechnology, INF 364, 69120 Heidelberg, Germany

2.

Pawar SD, Bhutekar SS, Gaikwad RG, Gaikwad MS, (2025) Comprehensive Review on Medicinal Value of Poisonous Plants, Journal of Drug Delivery and Therapeutics. 2025; 15(5):132-152 DOI: http://dx.doi.org/10.22270/jddt.v15i5.7101