TUMBUHAN & PERTAHANAN DIRINYA
Mandragora officinarum L.   / SOLANACEAE
Nama umum: mandrake

Semua bagian tumbuhan ini terutama akarnya mengandung hyoscyamine, atropin, scopolamine, dan alkaloid jenis tropana lainnya. Alkaloid dari jenis tropana dapat berperan aktif sebagai senyawa antagonis terhadap reseptor mAChR (Muscarinic acetylcholine receptors) pada sistem jaringan saraf. Senyawa ini juga bersifat parasimpatik dan sudah sering digunakan sebagai halusinogen sejak zaman kuno. Orang yang terpengaruh senyawa ini akan mengalami gejala berupa efek psikedelik dan halusinasi dalam berbagai bentuk. Pada kasus konsumsi overdosis tropana dapat memicu terjadinya kejang klonik, detak jantung yang kuat, takikardia (>160 denyut), midriasis, penghambatan air liur, koma, dan henti napas.

KANDUNGAN SENYAWA AKTIF
Mandragora officinarum L.
Senyawa Aktivitas Tingkat Bahaya
hyoscyamine, atropin, scopolamine
  • mengakibatkan gangguan pada saraf (neurotoksik)
  • mengubah pikiran (psikoaktif)
Ekstra (Ia)
Referensi:
1.

Wink Michael, (2010) Mode of Action and Toxicology of Plant Toxins and Poisonous Plants, Heidelberg University, Institute of Pharmacy and Molecular Biotechnology, INF 364, 69120 Heidelberg, Germany

2.

Pawar SD, Bhutekar SS, Gaikwad RG, Gaikwad MS, (2025) Comprehensive Review on Medicinal Value of Poisonous Plants, Journal of Drug Delivery and Therapeutics. 2025; 15(5):132-152 DOI: http://dx.doi.org/10.22270/jddt.v15i5.7101