TUMBUHAN & PERTAHANAN DIRINYA
Punica granatum L.   / LYTHRACEAE
Nama umum: delima, pomegranate, grenadier, delima, granada, salebin, talibin, totüm, ph'iilaa, thapthim, phila, bakoh, lu'u, thap lu'u
KANDUNGAN SENYAWA AKTIF
Punica granatum L.
Senyawa Aktivitas Tingkat Bahaya
pseudopelletierine, pelletierine, tanin, oksalat
  • merusak pertumbuhan sel (sitotoksik)
  • mengakibatkan gangguan pada saraf (neurotoksik)
  • menimbulkan gangguan pencernaan
Medium (II)

Kulit batang tumbuhan ini mengandung pseudopelletierine, pelletierine, dan alkaoid jenis piperidine lainnya. Volume kandungannya bisa mencapai hingga 0,7%. Selain itu, tumbuhan ini juga mengandung tanin dan oksalat. Alkaloid jenis piperidine dapat mempengaruhi reseptor asetilkolin pada sistem jaringan saraf. Keracunan senyawa ini akan menyebabkan munculnya gejala mual, muntah, gangguan saluran pencernaan, perdarahan dalam, gangguan SSP (Sistem Saraf Pusat), bradikardia, keringat, dan kejang. Jika terkonsumsi dalam jumlah berlebih, alkaloid jenis ini dapat memicu terjadinya henti napas yang berujung pada kematian.

Referensi:
1.

Wink Michael, (2010) Mode of Action and Toxicology of Plant Toxins and Poisonous Plants, Heidelberg University, Institute of Pharmacy and Molecular Biotechnology, INF 364, 69120 Heidelberg, Germany

2.

Pawar SD, Bhutekar SS, Gaikwad RG, Gaikwad MS, (2025) Comprehensive Review on Medicinal Value of Poisonous Plants, Journal of Drug Delivery and Therapeutics. 2025; 15(5):132-152 DOI: http://dx.doi.org/10.22270/jddt.v15i5.7101