TUMBUHAN & PERTAHANAN DIRINYA
Pteridium aquilinum (L.) Kuhn   / DENNSTAEDTIACEAE
Nama umum: andam dangdeur, paku geulis, pakis gemblung, bracken (fern), pasture brake, eagle fern, fougère aigle, pakis gila, anamam, sigpang, kut kia, kut kin, chon yai

Semua bagian tumbuhan ini termasuk tunas mudanya mengandung glukosida sianogenik, ptaquiloside (sesquiterpene), dan tiaminase. Ptaquiloside dapat memicu proses alkilasi pada DNA dan oleh karenanya senyawa ini merupakan mutagen yang kuat, menyebabkan kanker perut dan kandung kemih (banyak terjadi pada sapi, juga manusia). Tiaminase dapat menghancurkan vitamin B1 dan menyebabkan gangguan SSP (Sistem Saraf Pusat) pada hewan.

KANDUNGAN SENYAWA AKTIF
Pteridium aquilinum (L.) Kuhn
Senyawa Aktivitas Tingkat Bahaya
glukosida sianogenik, ptaquiloside, tiaminase
  • merusak pertumbuhan sel (sitotoksik)
  • mengakibatkan gangguan pada saraf (neurotoksik)
  • menimbulkan gangguan pencernaan
Tinggi (Ib)

Medium (II)
Referensi:
1.

Wink Michael, (2010) Mode of Action and Toxicology of Plant Toxins and Poisonous Plants, Heidelberg University, Institute of Pharmacy and Molecular Biotechnology, INF 364, 69120 Heidelberg, Germany

2.

Pawar SD, Bhutekar SS, Gaikwad RG, Gaikwad MS, (2025) Comprehensive Review on Medicinal Value of Poisonous Plants, Journal of Drug Delivery and Therapeutics. 2025; 15(5):132-152 DOI: http://dx.doi.org/10.22270/jddt.v15i5.7101