Hydnophytum petiolatum var. argentatumTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea (Pulau Normanby).
Hydnophytum petiolatum var. contortumSalah satu spesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum petiolatum var. auridemensTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua New Guinea (Pulau Misima).
Hydnophytum orichalcumSalah satu spesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum petiolatum var. ledermanniiSalah satu spesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis basah. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum reeviiTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum terrestrisJenis tumbuhan hemiepifit dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum magnirubrumTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum minirubrumSpesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum mamberamoenseJenis tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Berasal dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Hydnophytum dentrecastenseTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum acuminicalyxTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi.
Hydnophytum acuminicalyx diketahui berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum trichomanesSpesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Hydnophytum davisiiTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Berasal dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab.
Hydnophytum davisii diketahui berasal dari Papua.
Hydnophytum kebarenseJenis tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Hydnophytum multituberosumSpesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua (Pulau Waigeo).
Hydnophytum valetoniiSpesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Banyak tumbuh di wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Hydnophytum dauloenseTumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Banyak tumbuh di wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum fusiformeSalah satu spesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua New Guinea.
Hydnophytum hailansSpesies tumbuhan semak dari famili Rubiaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menempel di batang pohon lain (epifit) dan membentuk bonggol pada batang (caudex). Berasal dari bioma beriklim tropis basah.
Hydnophytum hailans diketahui berasal dari Papua New Guinea.