DIREKTORI NAMA TUMBUHAN
Tumbuhan dalam genus Durio: 21 - 30 / 30
Durio oblongus
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Kalimantan (Sarawak).
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Kalimantan (Sarawak).
Durio oxleyanus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: durian daun (Sumatra), kerantongan, lotong, ladyin tedak (Kalimantan); Inggris: kerantongan. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Spesies tumbuhan ini berasal dari kawasan Malesia barat.
Nama umum dalam bahasa Indonesia: durian daun (Sumatra), kerantongan, lotong, ladyin tedak (Kalimantan); Inggris: kerantongan. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Spesies tumbuhan ini berasal dari kawasan Malesia barat.
Durio pinangianus
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini berasal dari Semenanjung Malaysia.
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini berasal dari Semenanjung Malaysia.
Durio purpureus
Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Kalimantan.
Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Kalimantan.
Durio singaporensis
Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Berasal dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Malaya.
Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Berasal dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Malaya.
Durio sp
Nama umum dalam bahasa Indonesia: durian hutan. Tumbuhan dari famili Bombacaceae.
Nama umum dalam bahasa Indonesia: durian hutan. Tumbuhan dari famili Bombacaceae.
Durio testudinarius
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Spesies tumbuhan ini berasal dari Kalimantan.
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Spesies tumbuhan ini berasal dari Kalimantan.
Durio testudinarum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: Indonesia, Malaysia: durian kura, luyian beramatai (Kalimantan). Salah satu spesies tumbuhan dari famili Bombacaceae.
Nama umum dalam bahasa Indonesia: Indonesia, Malaysia: durian kura, luyian beramatai (Kalimantan). Salah satu spesies tumbuhan dari famili Bombacaceae.
Durio wyatt-smithii
Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Semenanjung Malaysia hingga Kalimantan.
Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Semenanjung Malaysia hingga Kalimantan.
Durio zibethinus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: durian, duren, kadu (Sunda); Inggris: durian; Filipina: dulian; Myanmar: du-yin; Kamboja: thu-réén. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis basah. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Sumatra hingga Kalimantan.
Nama umum dalam bahasa Indonesia: durian, duren, kadu (Sunda); Inggris: durian; Filipina: dulian; Myanmar: du-yin; Kamboja: thu-réén. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Malvaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis basah. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Sumatra hingga Kalimantan.