TUMBUHAN ENDEMIK
Papua
Spesies tumbuhan asal daerah Papua: 401 - 420 / 1743
Ceratostylis longifolia
Jenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis macra
Spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Ceratostylis mamberamensis
Spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Ceratostylis mamberamensis diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis mayrii
Tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Ceratostylis mayrii diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis muscicola
Tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Berasal dari bioma beriklim tropis basah. Ceratostylis muscicola diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis ovatilabris
Salah satu spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis basah. Ceratostylis ovatilabris diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis parciflora
Salah satu spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis pugioniformis
Tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Ceratostylis pugioniformis diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis recurva
Spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Ceratostylis resiana
Salah satu spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Berasal dari bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Ceratostylis sacculata
Salah satu spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Ceratostylis sessilis
Jenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Ceratostylis tenericaulis
Tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Berasal dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Ceratostylis vonroemeri
Tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Chaerophyllum papuanum
Jenis tumbuhan menahun dari famili Apiaceae. Merupakan tumbuhan dari pegunungan tropis. Chaerophyllum papuanum diketahui berasal dari Papua.
Chaetostachydium barbatum
Jenis tumbuhan berbentuk perdu dari famili Rubiaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Chaetostachydium filiforme
Tumbuhan berbentuk perdu dari famili Rubiaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Chaetostachydium versteegii
Salah satu spesies tumbuhan berbentuk perdu dari famili Rubiaceae. Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Chaetostachydium versteegii diketahui berasal dari Papua.
Cheirostylis grandiflora
Tumbuhan dari famili Orchidaceae yang memiliki kebiasaan membentuk akar rimpang. Berasal dari bioma beriklim tropis basah. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Chisocheton pilosus
Tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Meliaceae. Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Sumber:

POWO (2024). "Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/ Retrieved 7 June 2024."