Parsonsia vaccinioidesTumbuhan dari famili Apocynaceae yang memiliki pola tumbuh memanjat. Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Pavetta valetoniiJenis tumbuhan berbentuk perdu dari famili Rubiaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Pellionia fruticosaSpesies tumbuhan perdu kecil dari famili Urticaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Peristylus brassiiTumbuhan dari famili Orchidaceae yang memiliki kebiasaan membentuk bonggol berbentuk umbi. Berasal dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan.
Peristylus brassii diketahui berasal dari Papua.
Peristylus alpinipaludosusSalah satu spesies tumbuhan menahun dari famili Orchidaceae yang memiliki kebiasaan membentuk bonggol berbentuk umbi. Banyak tumbuh di bioma di daerah subtropis. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Phaleria macrocarpa Nama umum dalam bahasa Indonesia: mahkota dewa, makuto dewo, makuto rojo (Jawa). Jenis tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Thymelaeaceae. Berasal dari bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Phreatia alpinaTumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Phreatia bicostataJenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi.
Phreatia bicostata diketahui berasal dari Papua.
Phreatia breviscapaSpesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Phreatia caespitosaJenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis basah. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Phreatia concinnaSpesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Berasal dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Phreatia cucullataSpesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Berasal dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Phreatia deltoidesJenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Berasal dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi.
Phreatia deltoides diketahui berasal dari Papua.
Phreatia densispicaTumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Phreatia densissimaJenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Phreatia dulcisJenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di daerah tropis dengan udara yang relatif lembab. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Phreatia falcataTumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari daerah beriklim tropis yang banyak turun hujan. Spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Phreatia flaccidaSalah satu spesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Diketahui spesies tumbuhan ini berasal dari Papua.
Phreatia goliathensisJenis tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Banyak tumbuh di wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi. Spesies tumbuhan ini diketahui berasal dari Papua.
Phreatia grandifloraSpesies tumbuhan epifit dari famili Orchidaceae. Merupakan tumbuhan dari wilayah tropis yang memiliki kelembaban udara relatif tinggi.
Phreatia grandiflora diketahui berasal dari Papua.
Sumber:POWO (2024). "Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/
Retrieved 7 June 2024."