Baliospermum solanifolium adalah salah satu spesies tumbuhan perdu atau perdu kecil dari famili Euphorbiaceae (suku kastuba-kastubaan). Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari China (Yunnan barat daya) hingga wilayah tropis Asia. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal dengan nama kasingsat (Sunda), srintil, atau adal-adal (Jawa). Nama ilmiah Baliospermum solanifolium pertama kali dipublikasikan oleh botanis Johannes Burman pada tahun 1988.
Akar akar kara nasi (Baliospermum solanifolium) telah digunakan secara tradisional sebagai pencahar, membantu meringankan sakit kuning. Daunt pencahar, membantu meringankan asma. Bijinya digunakan sebagai pencahar.
Referensi
POWO (2024). "Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/."
IPNI (2024). "International Plant Names Index. Published on the Internet http://www.ipni.org, The Royal Botanic Gardens, Kew, Harvard University Herbaria & Libraries, and Australian National Herbarium"
Penelusuran lebih jauh tentang Baliospermum solanifolium: