Irah-irahan merupakan tumbuhan berkayu dari famili Vitaceae (suku anggur-angguran). Spesies ini memiliki pola hidup memanjat dengan akar tetap di tanah (liana). Tumbuhan yang dikenal dengan nama ilmiah Cissus discolor ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari China bagian selatan-tengah hingga wilayah tropis Asia. Di Indonesia irah-irahan memiliki beberapa nama, antara lain ada yang menyebutnya mirah (Jawa), beubeureuman (Jawa), atau rabet dara (Madura). Nama ilmiah Cissus discolor pertama kali dipublikasikan oleh botanis Carl Ludwig Blume pada tahun 1823.
mirah (Jawa), beubeureuman (Jawa), rabet dara (Madura)
Filipina:
mangangaria
Thailand:
dattakua-thao, kham-daeng, lang-daeng
Penampakan
Foto-foto Cissus discolor di internet:
Bing Images
Google Images
Pemanfaatan
Obat tradisional:
Daun irah-irahan (Cissus discolor) telah digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi bengkak, sakit perut dan untuk peluruh haid. Batangnya digunakan untuk membantu mengatasi sesak napas dan menambah nafsu makan.
Referensi
POWO (2024). "Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/."
IPNI (2024). "International Plant Names Index. Published on the Internet http://www.ipni.org, The Royal Botanic Gardens, Kew, Harvard University Herbaria & Libraries, and Australian National Herbarium"