KERUING BULU
Dipterocarpus crinitus Dyer
Keruing bulu adalah salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae. Tumbuhan yang dikenal dengan nama ilmiah Dipterocarpus crinitus ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari Semenanjung Thaland hingga kawasan Malesia barat. Di Indonesia keruing bulu memiliki beberapa nama, antara lain ada yang menyebutnya keruing bulu (Sumatra), atau amperok (Kalimantan). Nama ilmiah Dipterocarpus crinitus pertama kali dipublikasikan oleh botanis William Turner Thiselton (Thistleton) Dyer pada tahun 1874.
Penampakan
Foto-foto Dipterocarpus crinitus di internet:

Bing Images 

Google Images 

Pemanfaatan

Kayu:

Kayu keruing bulu termasuk kayu komersial kelas (1) - 2.
Referensi
POWO (2024). "Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/."
IPNI (2024). "International Plant Names Index. Published on the Internet http://www.ipni.org, The Royal Botanic Gardens, Kew, Harvard University Herbaria & Libraries, and Australian National Herbarium"
Penelusuran lebih jauh tentang Dipterocarpus crinitus:
SUKUN: Buah yang menolak dijadikan alat perbudakan

Kisah dan sejarah tentang sukun (Artocarpus altilis) dalam video sinematik berdurasi 13:37 menit di channel Plantamor Media, YouTube.

- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun