Daun puyu adalah salah satu spesies tumbuhan perdu atau liana dari famili Celastraceae. Spesies ini memiliki kebiasaan tumbuh menjalar. Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah. Di Indonesia daun puyu memiliki beberapa nama, antara lain ada yang menyebutnya akan pelanduk (Sumatra), kajipot, atau mata kantjil (Jawa). Nama ilmiah Salacia chinensis pertama kali dipublikasikan oleh botanis Carolus Linnaeus dalam Species Plantarum tahun 1771.
daun puyu, akan pelanduk (Sumatra), kajipot, mata kantjil (Jawa), wolè sèroso (Maluku)
Malaysia:
mata kucing hutan, rakiat kechil
Filipina:
matang-úlang
Thailand:
lum nok, matom kai
Penampakan
Foto-foto Salacia chinensis di internet:
Bing Images
Google Images
Referensi
POWO (2024). "Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet; https://powo.science.kew.org/."
IPNI (2024). "International Plant Names Index. Published on the Internet http://www.ipni.org, The Royal Botanic Gardens, Kew, Harvard University Herbaria & Libraries, and Australian National Herbarium"
USDA - NRCS (2024). "United States Department of Agriculture - Natural Resources Conservation Service", Plant Profile.