CAGAR ALAM

Cagar Alam Gunung Kentawan
Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan

Balai Konservasi Sumber Daya Alam & Ekosistem
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
CAGAR ALAM
GUNUNG KENTAWAN
Hulu Sungai Selatan
Dasar Penetapan:
Mentan No. 109/KPTS/UM/2/79, 10 Februari 1979
Luas area: 257,9 ha.
Nomor Register Kawasan: 100214156
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN
Beberapa jenis vegetasi yang tumbuhGunung Kentawan di antaranya adalah: Kariwaya (Ficus indicata), Damar batu (Vatica bancana), Barui laki (Hibiscus sp.), Loa (Ficus variegata), Kemiri (Aleurites moluccana), Damar Putih (Hopea ferrugenia), Kayu tahun (Shorea sandakanensis), Surian (Toona sureni), Natu (Palaquium xanthochymum), Ulin (Eusideroxylon zwageri), Kujajing (Ficus sp.), 8 jenis bambu: paring banar, paring tali, bubuh, haur, lirik, tamiyang, kalai dan batung. 28 jenis anggrek diantaranya : anggrek lukut batu (Cattleya sp.), anggrek paikat, (Eria regida), anggrek tunjuk (Dendrobium sp.), anggrek bawang (Onsidium sp.).

Plantamor adalah situs pribadi yang didedikasikan sebagai tempat berbagi informasi yang berkaitan dengan pengenalan berbagai jenis tumbuhan mulai dari nama-namanya, tampilannya, keindahannya, tempat tumbuhnya, hingga hubungan kekerabatan mereka antara satu dengan lainnya. Selain itu, Plantamor juga menyediakan berbagai informasi tambahan yang relevan dengan dunia tumbuhan termasuk di antaranya peraturan perundangan, peta online kawasan konservasi, artikel dan peristiwa sejarah terkait tumbuhan, dan sarana virtual untuk melihat tampilan fisik berbagai jenis tumbuhan di lokasi nyata di berbagai sudut dunia.

Nama-nama ilmiah dan taksa yang tersimpan di dalam database Plantamor adalah kumpulan dari berbagai sumber, terutama USDA (US Department of Agriculture). Buku utama yang paling sering kami jadikan acuan adalah Tropica; Color Cyclopedia of Exotic Plants and Trees hasil karya Alferd Byrd Graf. Nama-nama ilmiah dan nama-nama umum dalam bahasa Inggris hampir bisa dipastikan berasal dari kedua sumber utama tersebut. Adapun nama-nama umum dalam berbagai bahasa di Asia Tenggara banyak kami ambil dari buku-buku terbitan PROSEA (Plant Resources of South-East Asia). Tentu saja, kami juga tetap selalu mencari dan menggunakan sumber-sumber pengetahuan lain, termasuk pengetahuan dan pengalaman pribadi, jika dirasa masih diperlukan untuk verifikasi dan tambahan informasi.

Terima kasih anda telah mengunjungi kami. Jika ada saran dan koreksi, silakan anda sampaikan melalui plantamor dot com dengan nama akun muslihudin. Kami akan menerimanya dengan senang hati.



Terima kasih,
Cak Mus