KAWASAN KONSERVASI
- Taman Hutan Raya -
  • Tahura Ngurah Rai
    Lokasi: Badung. Dasar penetapan: SK Menhut No. 067/KPTS-II/1988, 15 Februari 1988. Pengelola: PEMDA Bali. Luas kawasan: 1.392 ha.
  • Tahura Banten
    Lokasi: Pandeglang. Dasar penetapan: SK SK.221/Menhut-II/2012, 4 Mei 2012. Pengelola: PEMDA Banten. Luas kawasan: ?1.595.9 ha.
  • Tahura Gunung Bunder
    Lokasi: Gunung Kidul. Dasar penetapan: SK Menhut No. 353/Menhut-II/2004, 28 September 2004. Pengelola: PEMDA DI Yogyakarta. Luas kawasan: 617 ha.
  • Tahura Gunung Palasari / Gunung Kunci
    Lokasi: Sumedang. Dasar penetapan: SK Menhut No. 297/Menhut-II/2004, 10 Agustus 2004. Pengelola: PEMDA Jawa Barat. Luas kawasan: 35,81 ha.
  • Tahura Ir. H. Djuanda
    Lokasi: Cicadas, Kec. Lembang, Kab. Bandung. Dasar penetapan: SK Keppres No. 3/1985, 14 Januari 1995. Pengelola: PEMDA Jawa Barat. Luas kawasan: 590 ha.
  • Tahura Pancoran Mas
    Lokasi: Kotip Depok, Bogor. Dasar penetapan: SK Menhutbun No. 276/KPTS-II/1999, 7 Mei 1999. Pengelola: PEMDA Jawa Barat. Luas kawasan: 6 ha.
  • Tahura R. Soeryo
    Lokasi: Cangar, Tulungrejo, Batu, Malang. Dasar penetapan: SK Menhut No. 1128/KPTS-II/1992 19 September 1993. Pengelola: PEMDA Jawa Timur. Luas kawasan: 27.828,30 ha.
  • Tahura Sultan Adam
    Lokasi: Banjarbaru. Dasar penetapan: SK Keppres No. 52/1989, 19 Desember 1989. Pengelola: PEMDA Kalimantan Selatan. Luas kawasan: 112 ha.
  • Tahura Bukit Soeharto
    Lokasi: Samarinda. Dasar penetapan: SK Menhut No. 419/Menhut-II/2004, 19 Oktober 2004. Pengelola: PEMDA Kalimantan Timur. Luas kawasan: 61.850 ha.
  • Tahura Lati Petangis
    Lokasi: Paser. Pengelola: PEMDA Kalimantan Timur.
  • Tahura Wan Abdul Rachman
    Lokasi: Tanjung Karang Bara. Dasar penetapan: SK Menhutbun No. 679/KPTS-II/1999, 1 September 1999. Pengelola: PEMDA Lampung. Luas kawasan: 22.244 ha.
  • Tahura Nuraksa
    Lokasi: Lombok Barat. Dasar penetapan: SK Menhutbun No. 244/KPTS-II/1999, 27 April 1999. Pengelola: PEMDA Nusa Tenggara Barat. Luas kawasan: 3.155 ha.
  • Tahura Prof. Ir. Herman Johannes
    Lokasi: Kupang. Dasar penetapan: SK Keppres No. 80/1996, 11 Oktober 1996. Pengelola: PEMDA Nusa Tenggara Timur. Luas kawasan: 1.900 ha.
  • Tahura Minas (Sultan Syarif Hasim)
    Lokasi: Kabupaten Kampar / Siak. Dasar penetapan: SK Menhutbun No. 348/KPTS-II/1999, 26 Mei 1999. Pengelola: PEMDA Riau. Luas kawasan: 6.172 ha.
  • Tahura Messawa
    Lokasi: Polewali Mandar. Pengelola: PEMDA Sulawesi Barat.
  • Tahura Bontobahari
    Lokasi: Bulukumba. Dasar penetapan: SK Menhut No. 721/Menhut-II/2004, 1 Oktober 2004. Pengelola: PEMDA Sulawesi Selatan. Luas kawasan: 3.475 ha.
  • Tahura Sinjai/Abdul Latief
    Lokasi: Sinjai. Pengelola: PEMDA Sulawesi Selatan.
  • Tahura Paboya - Paneki
    Lokasi: Palu. Dasar penetapan: SK Menhutbun No. 24/KPTS-II/1999, 9 April 1999. Pengelola: PEMDA Sulawesi Tengah. Luas kawasan: 8.100 ha.
  • Tahura Murhum/Nipa-Nipa
    Lokasi: Kendari. Dasar penetapan: SK Menhutbun No. 103/KPTS-II/1999, 2 Maret 1999. Pengelola: PEMDA Sulawesi Tenggara. Luas kawasan: 7.877 ha.
  • Tahura Dr. Mohammad Hatta
    Lokasi: Padang. Dasar penetapan: SK Menhut No. 193/KPTS-II/1993, 27 Maret 1993. Pengelola: PEMDA Sumatera Barat. Luas kawasan: 12.100 ha.
  • Tahura Bukit Barisan
    Lokasi: Kec. Tiga Panah, Kab. Tanah Karo. Dasar penetapan: SK Keppres No. 48/1988, 29 November 1988. Pengelola: PEMDA Sumatera Utara. Luas kawasan: 51.600 ha.


Selamat datang di Plantamor, situs tentang dunia tumbuhan.
Situs ini kami kembangkan sebagai ajang berbagi informasi mengenai berbagai jenis tumbuhan mulai dari nama-namanya, kekerabatannya, taksanya, hingga penampakannya. Di situs ini kami juga berbagi infomasi tentang berbagai hal yang relevan dengan dunia tumbuhan. Melalui peta online kami menyediakan sarana untuk melihat secara virtual keindahan berbagai jenis tumbuhan di lokasi nyata tempat tumbuhnya.

Informasi tentang nama-nama tumbuhan di situs ini dikumpulkan dari berbagai sumber. Nama-nama ilmiah dan taksanya sebagian besar merujuk ke dua sumber utama yaitu database tumbuhan milik USDA (US Department of Agriculture) dan buku "Tropica; Color Cyclopedia of Exotic Plants and Trees" karya Alferd Byrd Graf. Nama-nama ilmiah dan nama-nama umum dalam bahasa Inggris hampir bisa dipastikan berasal dari kedua sumber utama tersebut. Nama-nama umum dalam berbagai bahasa di Asia Tenggara mayoritas berasal dari keterangan pada buku-buku terbitan PROSEA (Plant Resources of South-East Asia). Kami juga mengacu ke sumber-sumber lain jika dirasa masih diperlukan untuk verifikasi dan tambahan informasi.

Terima kasih Anda telah berkunjung ke situs web kami. Kami sangat senang apabila Anda bersedia menyumbangkan kritik atau saran untuk meningkatkan manfaat dan perbaikan yang berkelanjutan dari situs ini. Kami dapat dihubungi melalui alamat email di muslihudin dot c at gmail dot com.



Terima kasih,
Muslihudin