DIREKTORI NAMA TUMBUHAN
Tumbuhan dalam genus Harrisonia: 1 - 3 / 3
Harrisonia abyssinica
Tumbuhan perdu atau pohon dari famili Rutaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menjalar. Banyak tumbuh di wilayah tropis dengan kelembaban udara yang relatif rendah. Harrisonia abyssinica diketahui berasal dari kawasan tropis Afrika.
Tumbuhan perdu atau pohon dari famili Rutaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menjalar. Banyak tumbuh di wilayah tropis dengan kelembaban udara yang relatif rendah. Harrisonia abyssinica diketahui berasal dari kawasan tropis Afrika.
Harrisonia brownii
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kaju bilis (Madura), tara kedauk (NT), kai tudu (NT); Filipina: kankasira, malomanhak; PNG: iburo. Jenis tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Rutaceae. Berasal dari daerah tropis yang memiliki curah hujan minim. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Kepulauan Andaman hingga Papuasia.
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kaju bilis (Madura), tara kedauk (NT), kai tudu (NT); Filipina: kankasira, malomanhak; PNG: iburo. Jenis tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Rutaceae. Berasal dari daerah tropis yang memiliki curah hujan minim. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Kepulauan Andaman hingga Papuasia.
Harrisonia perforata
Nama umum dalam bahasa Indonesia: sesepang (Lampung), garut (Sunda), ri kengkeng (Jawa); Malaysia: kait-kait; Filipina: asimau, mamikil, muntani. Salah satu spesies tumbuhan perdu atau pohon dari famili Rutaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menjalar. Berasal dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan rendah. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Bangladesh hingga China (Guangdong barat daya) dan kawasan Malesia bagian barat dan tengah.
Nama umum dalam bahasa Indonesia: sesepang (Lampung), garut (Sunda), ri kengkeng (Jawa); Malaysia: kait-kait; Filipina: asimau, mamikil, muntani. Salah satu spesies tumbuhan perdu atau pohon dari famili Rutaceae yang memiliki kebiasaan tumbuh menjalar. Berasal dari bioma beriklim tropis dengan curah hujan rendah. Daerah asalnya ditemukan tersebar mulai dari Bangladesh hingga China (Guangdong barat daya) dan kawasan Malesia bagian barat dan tengah.