TUMBUHAN KAYU
Kayu Komersial Kelas I: 61 - 80 / 99
Palaquium leiocarpum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: jongkang, getah hangkang, hangkang (Kalimantan); Malaysia: nyatoh jangkar, jangkai. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Palaquium luzoniense
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Palaquium microphyllum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: nyatoh lakis (Bangka), nyatoh merah (Kalimantan); Malaysia: nyatoh pipit. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Palaquium obtusifolium
Nama umum dalam bahasa Indonesia: tatahaan, weluan (Sulawesi), tofiri mojui (Maluku); Filipina: negros nato. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Palaquium quercifolium
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kerekit, nyatu tinggang (Kalimantan). Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Palaquium ridleyi
Nama umum dalam bahasa Indonesia: balam rambai, balam seminai (Sumatra), kandole (Sulawesi); Malaysia: bitis paya, mayang. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Palaquium rostratum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: balam bakulo, nyatoh terong (Sumatra), nagasari (Jawa); Inggris: gutta percha; Malaysia: nyatoh sidang. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Palaquium walsurifolium
Nama umum dalam bahasa Indonesia: balam putih, balam serindit (Sumatra), nyatoh jangkar (Kalimantan). Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Parastemon urophyllum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: milas, ilas, malas. Spesies tumbuhan dari famili Rosaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, kapal, dan arang.
Payena acuminata
Nama umum dalam bahasa Indonesia: jengkot (Jawa), balam, balam durian (Sumatra); Malaysia: nyatoh durian; Thailand: cha-kun, phikun-pa. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Payena leerii
Nama umum dalam bahasa Indonesia: balam beringin, balam suntei (Sumatra), kolan (Kalimantan); Malaysia: getah sundek, balam sundek. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Payena lucida
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kalimangong (Sumatra), baringin jiput, nyatu hitam (Kalimantan); Malaysia: nyatoh bunga, mayang bukit. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapotaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - (I - II) dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Pericopsis mooniana
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kuku, jumuk, welala, dore, kayu laut, papus, nani laut. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas II, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, pembuatan panel, kapal, dan vinir.
Planchonia valida
Nama umum dalam bahasa Indonesia: putat, putat kebo (Jawa), telisai (Dayak); Malaysia: putat, putat paya, kasui. Jenis tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Lecythidaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - II dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, pembuatan panel, sleepers, kusen pintu dan jendela, kapal, dan arang.
Pometia pinnata
Nama umum dalam bahasa Indonesia: matoa; Inggris: fijian longan; Malaysia: kasai; PNG: obahu; Filipina: malugai-liitan, tugaui. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Sapindaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II(I - III) dan keawetan kelas III - IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, kusen pintu dan jendela, dan kapal.
Pterocarpus indicus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: angsana, sonokembang, linggua, nala; Inggris: pterocarpus. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Kayunya memiliki kekuatan kelas II (I - II) dan keawetan kelas II(I - II), banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, pembuatan panel, ukiran / kerajinan, dan vinir.
Castanopsis acuminatissima
Nama umum dalam bahasa Indonesia: ki riung, riung anak (Sunda), meranak (Jawa). Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fagaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - III dan keawetan kelas II - IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, sleepers, kapal, vinir, dan arang.
Quercus obtusata
Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fagaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - III dan keawetan kelas II - IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, sleepers, kapal, vinir, dan arang.
Rhizophora apiculata
Nama umum dalam bahasa Indonesia: bakau minyak, bako (Jawa), babakoan laut (Sunda); Inggris: mangrove; Brunei: bakau minyak, bakau. Spesies tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Rhizophoraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan dan bahan kertas.
Rubroshorea balangeran
Nama umum dalam bahasa Indonesia: balangeran, kahoi (Kalimantan), melangir (Sumatra). Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas II - (I - III), banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, sleepers, kusen pintu dan jendela, dan kapal.