TUMBUHAN KAYU
Kayu Komersial Kelas II: 21 - 40 / 173
Combretocarpus rotundatus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: perepat darat, marapat, teruntum batu. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Anisophylleaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, pembuatan panel, dan kapal.
Cordia subcordata
Nama umum dalam bahasa Indonesia: salimuli, klimasada (Jawa), kanawa (Maluku); Inggris: sea trumpet; PNG: kerosene wood, cordia. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Boraginaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Maluku, dan Nusa Tenggara. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas I/II, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, instrumen musik dan olah raga, dan ukiran / kerajinan.
Cyrtophyllum fragrans
Nama umum dalam bahasa Indonesia: ki badak (Sunda), kayu tammusu (Sumatra), ambinaton (Kalimantan); Inggris: ironwood. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Gentianaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Cyrtophyllum giganteum
Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Gentianaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Dacrycarpus imbricatus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: jamuju, kayu embun, cemba-cemba (Sulawesi); Filipina: igem; Myanmar: sha-mo-pin; Malaysia: podo chucher atap. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Podocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, drafting, dan pensil.
Dacrydium beccarii
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kayu embun (Kalimantan), sampinur tali (Sumatra); Malaysia: ekor kuda, ekor tupai, sempilor. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Podocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, drafting, dan pensil.
Dacrydium elatum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: cemara gunung, sampinur tali, sangur (Sumatra); Malaysia: ekor kuda, ru bukit, melor; Filipina: lokinai. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Podocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, drafting, dan pensil.
Dalbergia latifolia
Nama umum dalam bahasa Indonesia: sonokeling, sonobrits, sonosungu (Jawa); Inggris: indian rosewood, bombay blackwood, palisander. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan Jawa. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, pembuatan panel, instrumen musik dan olah raga, ukiran / kerajinan, dan vinir.
Dehaasia caesia
Nama umum dalam bahasa Indonesia: medang batu, huru kacang (Sunda), madang intalo (Kalimantan). Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Lauraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - V dan keawetan kelas III - V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, pengemasan, kapal, dan ukiran / kerajinan.
Dialium platysepalum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: keranji, karanji, geranji. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, kusen pintu dan jendela, dan kapal.
Dipterocarpus borneensis
Nama umum dalam bahasa Indonesia: keruing daun halus, awang buah (Kalimantan), tempudau (Kalimantan); Brunei: keruing sindor, resak kerangas. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus caudifer
Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus caudiferus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: andri, keruing anderi, keruing kutai (Kalimantan); Brunei: keruing puteh. Jenis tumbuhan dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus confertus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kerubang tudang, keruing pungguh, keruing tempurung (Kalimantan); Brunei: keruing kobis. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus cornutus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: akas (Kalimantan), keruing gajah (Sumatra); Malaysia: keruing gombang, keruing pekat, keruing marah keluang. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus costulatus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: keruing bajan (Sumatra), keruing ladan, kyakat (Kalimantan); Brunei: keruing kipas. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus crinitus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: keruing bulu (Sumatra), amperok (Kalimantan), mara keluang (Sumatra); Brunei: keruing empelas. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus eurhynchus
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus gracilis
Nama umum dalam bahasa Indonesia: keruing keladan, wuluk bulan (Jawa), damar kacawai (Sumatra); Brunei: keruing kesat. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.
Dipterocarpus grandiflorus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: aput (Kalimantan), tempudau tunden (Kalimantan), lagan bras (Sumatra); Malaysia: keruing belimbing, keruing pekat. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas (I) - II dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, dan kapal.