TUMBUHAN KAYU
Kayu Komersial Kelas I - V: 41 - 60 / 248
Cotylelobium melanoxylon
Nama umum dalam bahasa Indonesia: giam tembaga, resak tembaga, resak daun lebar (Sumatra); Brunei: resak hitam. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Kayunya memiliki kekuatan kelas III - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, dan pengemasan.
Cratoxylon arborescens
Nama umum dalam bahasa Indonesia: garunggang, gerunggang, mampat; Malaysia: geronggang, serugan. Tumbuhan dari famili Hypericaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Kayunya memiliki kekuatan kelas III - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, dan pengemasan.
Cratoxylum sumatranum subsp. sumatranum
Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Hypericaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Kayunya memiliki kekuatan kelas III - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, dan pengemasan.
Cryptocarya agathophylla
Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Lauraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas III - IV dan keawetan kelas V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, pengemasan, ukiran / kerajinan, batang korek api, dan bahan kertas.
Cyrtophyllum fragrans
Nama umum dalam bahasa Indonesia: ki badak (Sunda), kayu tammusu (Sumatra), ambinaton (Kalimantan); Inggris: ironwood. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Gentianaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Cyrtophyllum giganteum
Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Gentianaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Dacrycarpus imbricatus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: jamuju, kayu embun, cemba-cemba (Sulawesi); Filipina: igem; Myanmar: sha-mo-pin; Malaysia: podo chucher atap. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Podocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, drafting, dan pensil.
Dacrydium beccarii
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kayu embun (Kalimantan), sampinur tali (Sumatra); Malaysia: ekor kuda, ekor tupai, sempilor. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Podocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, drafting, dan pensil.
Dacrydium elatum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: cemara gunung, sampinur tali, sangur (Sumatra); Malaysia: ekor kuda, ru bukit, melor; Filipina: lokinai. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Podocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - IV dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, drafting, dan pensil.
Dacryodes rostrata
Nama umum dalam bahasa Indonesia: asem begomdang (Sumatra), rengas burung (Bangka), kembajau (Kalimantan). Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Burseraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Kayunya memiliki kekuatan kelas III dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, dan kusen pintu dan jendela.
Dacryodes rugosa
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kayu manau, kayu napo (Sumatra); Malaysia: kedondong balau puteh, kedondong mata hari. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Burseraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Kayunya memiliki kekuatan kelas III dan keawetan kelas IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, dan kusen pintu dan jendela.
Dactylocladus stenostachys
Nama umum dalam bahasa Indonesia: mentibu, entibu, merebung, pardu; Malaysia: jongkong. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Crypteroniaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas III dan keawetan kelas IV/V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, kusen pintu dan jendela, dan pengemasan.
Dalbergia latifolia
Nama umum dalam bahasa Indonesia: sonokeling, sonobrits, sonosungu (Jawa); Inggris: indian rosewood, bombay blackwood, palisander. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, pembuatan panel, instrumen musik dan olah raga, ukiran / kerajinan, dan vinir.
Dehaasia caesia
Nama umum dalam bahasa Indonesia: medang batu, huru kacang (Sunda), madang intalo (Kalimantan). Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Lauraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - V dan keawetan kelas III - V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, pengemasan, kapal, dan ukiran / kerajinan.
Dialium platysepalum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: keranji, karanji, geranji. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, pembuatan panel, sleepers, kusen pintu dan jendela, dan kapal.
Dillenia grandifolia
Nama umum dalam bahasa Indonesia: ampalu, mempelu, simpur kijang (Sumatra); Malaysia: simpoh daun merah, simpoh jangkong, simpoh lichin. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dilleniaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - III dan keawetan kelas III - V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kapal, dan arang.
Diospyros celebica
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kayu maitong, sora, toetandu (Sulawesi), kayu lotong (Sulawesi); Inggris: black ebony, Makassar ebony. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Ebenaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sulawesi, dan Maluku. Kayunya memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, ukiran / kerajinan, dan vinir.
Diospyros ebenum
Nama umum dalam bahasa Inggris: ceylon ebony, Mauritius ebony. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Ebenaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, dan Maluku. Kayunya memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, ukiran / kerajinan, dan vinir.
Diospyros ferrea
Nama umum dalam bahasa Indonesia: bibisan (Jawa), ai meten, wawama (Maluku); Filipina: batulinau. Spesies tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Ebenaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, dan Maluku. Kayunya memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, ukiran / kerajinan, dan vinir.
Diospyros lolin
Nama umum dalam bahasa Indonesia: lolin, lorin (Maluku). Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Ebenaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, dan Maluku. Kayunya memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, ukiran / kerajinan, dan vinir.