TUMBUHAN KAYU
Kayu Komersial Kelas I - V: 101 - 120 / 248
Homalium foetidum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: gia, melmas (Kalimantan), momala (Sulawesi); Inggris: ternate ironwood. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Salicaceae dengan persebaran meliputi pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - II dan keawetan kelas I - II, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Hopea celebica
Nama umum dalam bahasa Indonesia: balau mata kucing, dama dere itam, hulo dereh (Sulawesi). Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - II dan keawetan kelas I, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Hopea dasyrrhachis
Nama umum dalam bahasa Indonesia: damar puteh (Kalimantan), tekam ayer, tekam rayap (Kalimantan). Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Hopea dryobalanoides
Nama umum dalam bahasa Indonesia: merawan seluai (Sumatra), bayang gunong (Minang); Brunei: mata kucing hitam. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Hopea ferruginea
Nama umum dalam bahasa Indonesia: merawan dasal (Kalimantan), bangkirai emang (Kalimantan), chengal lempong (Sumatra). Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Hopea mengarawan
Nama umum dalam bahasa Indonesia: damar mata kucing, merawan benar (Kalimantan), chengal bulu (Sumatra), bangkirai telor (Kalimantan). Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, instrumen musik dan olah raga, dan kapal.
Hopea sangal
Nama umum dalam bahasa Indonesia: cengal, merawan jankar (Kalimantan), merawan telor (Sumatra); Inggris: chengal; Brunei: gagil, selima. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dipterocarpaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Jawa. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, sleepers, kusen pintu dan jendela, dan kapal.
Ilex cymosa
Nama umum dalam bahasa Indonesia: mensira gunung, ki bonteng, ki sekel (Sunda); Inggris: Marsh holly; Brunei: bengkulat. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Aquifoliaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, pembuatan panel, dan kusen pintu dan jendela.
Intsia bijuga
Nama umum dalam bahasa Indonesia: merbau asam (Kalimantan), ipi (NT); Inggris: ifil; Malaysia: merbau ipil, kayu besi; PNG: kwila, pas. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - (II) dan keawetan kelas I - II, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Intsia palembanica
Nama umum dalam bahasa Indonesia: ipi, ipil, maharan (Kalimantan); Malaysia: anglai, alai; PNG: kwila; Filipina: ipil. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - (II) dan keawetan kelas I - II, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, sleepers, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Irvingia malayana
Nama umum dalam bahasa Indonesia: bongin, pau rusa, pau kijang, bulu; Inggris: mango teak. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Irvingiaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, dan vinir.
Koompassia excelsa
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kempas kayu raja, tualang, kedundung. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Kayunya memiliki kekuatan kelas II(I - II) dan keawetan kelas III - IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, dan kapal.
Koompassia malaccensis
Nama umum dalam bahasa Indonesia: Kempas, kempas malaka, kempas angin, kempas rawang, kompas, kumpas; Malaysia: menggeris, impass. Spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas I ?II dan keawetan kelas III - IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, lantai, dan sleepers.
Koordersiodendron pinnatum
Nama umum dalam bahasa Indonesia: kayu bugis, grepau. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Anacardiaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas III - IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, sleepers, kusen pintu dan jendela, dan kapal.
Lagerstroemia speciosa
Nama umum dalam bahasa Indonesia: bungur, bungur tekuyung (Melayu), ketangi (Jawa); Inggris: pride of India, queen of flowers. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Lythraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - II dan keawetan kelas II - III, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, mebel, lantai, pembuatan panel, sleepers, kusen pintu dan jendela, dan kapal.
Liquidambar excelsa
Nama umum dalam bahasa Indonesia: rasamala, tulason, bodi rimbo, lumajau. Jenis tumbuhan berbentuk pohon dari famili Altingiaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Jawa. Kayunya memiliki kekuatan kelas II dan keawetan kelas II - (III), banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, tiang listrik & telepon, dan kapal.
Lithocarpus sundaicus
Nama umum dalam bahasa Indonesia: pasang, pasang parengpeng (Sunda), pasang balung (Jawa); Inggris: Sunda oak. Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fagaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas I - III dan keawetan kelas II - IV, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, sleepers, kapal, vinir, dan arang.
Litsea umbellata
Nama umum dalam bahasa Indonesia: huru bodas, ki pecel (Sunda), wuru emprit (Jawa); Inggris: common laurel. Tumbuhan berbentuk perdu atau pohon dari famili Lauraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - V dan keawetan kelas III - V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, lantai, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, pengemasan, kapal, dan ukiran / kerajinan.
Lophopetalum pachyphyllum
Salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Celastraceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - III dan keawetan kelas IV/V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, pengemasan, ukiran / kerajinan, batang korek api, dan bahan kertas.
Maasia hypoleuca
Nama umum dalam bahasa Indonesia: tepis, banitan (Sumatra), usai (Bangka); Malaysia: akar larak hutan, melilin, selaut. Tumbuhan berbentuk pohon dari famili Annonaceae dengan persebaran meliputi pulau Sumatra dan Kalimantan. Kayunya memiliki kekuatan kelas II - IV dan keawetan kelas IV - V, banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, plywood, mebel, pembuatan panel, kusen pintu dan jendela, dan batang korek api.