OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Cocos nucifera L.   / ARECACEAE
Nama umum: kelapa, nyiur, krambil, coconut, cocotier, coco, kelapa, kokonas, niyog, iniug, lubi, ungut, laying, ong, doong, phaawz, ma phrao, kho-saa, dung, ye zi, yashi no mi, kokonattsu
Deskripsi:
Pohon, tinggi 20-30 m. Akar serabut, cokelat. Batang tegaki silindris, permukaan kasar, cokelat. Daun majemuk, menyirip, bentuk Pita, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 0,5-1 m, lebar 3-4 cm, berpelepah, tangkai silindris, panjang 0,5-1 m, hijau, pertulangan sejajar, hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, di ketiak Daun: panjang 25-40 cm, tangkai segitiga, panjang 10-15 cm, kuning, kelopak bercangap, kuning tua, benang sari panjang 3-5 cm, kuning tangkai putik silindris, kuning, mahkota lonjong, 5 helai, kumng, guah batu, bulat telur, berkulit serabut, hijau. Biji bulat, berkulit keras, cokelat.

Khasiat:
Akar kelapa (Cocos nucifera) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda demam dan mengatasi diare. Air buahnya digunakan sebagai penambah stamina dan penawar racun. Buahnya digunakan untuk membantu mengatasi wasir.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 243

Video tentang kisah dan sejarah berbagai spesies tumbuhan disajikan lewat channel Plantamor Media YouTube.
Videos about the story and history of various plant species are featured on the Plantamor Media YouTube channel.
- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun