OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk meringankan sakit kepala:
Bahan baku obat tradisional untuk meringankan sakit kepala: 1 - 20 / 59
Acalypha indica
Daun tumbuhan akar kucing (Acalypha indica) secara tradisional digunakan untuk mengatasi encok, kecacingan, dan kudis. Getahnya digunakan untuk mengatasi sakit kepala. Herbanya digunakan sebagai pencahar.
Acanthus ilicifolius
Daun daruju (Acanthus ilicifolius) secara tradisional digunakan sebagai pereda radang, penawar racun ular, membantu mengobati kelumpuhan, asma, rematik, luka, dan perut kembung. Daun mudanya digunakan untuk mengatasi sakit perut. Daun, biji dan akarnya digunakan untuk mengatasi kecacingan. Akarnya digunakan untuk membantu meredakan nyeri perut, pereda panas, memperlancar buang air kecil, mengatasi kejang perut. Bijinya membantu mengobati bisul, borok, obat bengkak, obat pusing, pembersih darah, dan kecacingan.
Aleurites moluccanus
Daging biji kemiri (Aleurites moluccanus) secara tradisional digunakan sebagai pelancar buang air besar. Kulit batangnya digunakan sebagai pereda diare dan disentri. Daunnya digunakan untuk membantu mengobati sakit kepala. Bijinya digunakan untuk membantu mengobati sembelit, nyeri lambung, sakit kepala, dan pereda demam.
Allium cepa var. aggregatum
Umbi bawang merah (Allium cepa var aggregatum) secara tradisional digunakan sebagai peluruh dahak, pereda nyeri lambung, diare, kolera, sakit kepala, peluruh haid, tonikum, pereda batuk, masuk angin, muntah, membantu mengatasi sariawan, dan meredakan cacar.
Allium sativum
Umbi bawang putih (Allium sativum) secara tradisional digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah, pembunuh kuman, dan mengatasi pusing.
Aloe vera
Daun tumbuhan lidah buaya (Aloe vera) secara tradisional digunakan sebagai pelancar buang air besar, membantu menurunkan kadar gula darah, mengatasi wasir, kecacingan, kencing manis, pereda batuk, sembelit, pusing, pereda nyeri perut, pembersih darah, pencahar, dan eksim.
Alternanthera bettzickiana
Daun bayam merah (Alternanthera bettzickiana) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, membantu mengatasi sakit kepala. Herbanya digunakan untuk mengatasi sakit perut.
Alternanthera sessilis
Semua bagian bayam kremah (Alternanthera sessilis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati sakit perut, pereda demam dan sakit kepala. Daunnya digunakan sebagai pereda demam dan sakit kepala.
Anamirta cocculus
Batang pohon kayu kuning (Anamirta cocculus) secara tradisional digunakan sebagai pereda deman dan nyeri datang bulan. Akarnya digunakan sebagai pereda demam, perut kembung, dan gangguan haid. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi sakit kepala, sakit perut, dan gangguan haid. Buah dan bijinya digunakan untuk membantu mengatasi sakit kulit. Buahnya digunakan untuk membantu mengatasi bisul dan kudis.
Angelica acutiloba
Akar akar ganti (Angelica acutiloba) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati kepala pusing dan peluruh air seni.
Aquilaria malaccensis
Getah gaharu (Aquilaria malaccensis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengurangi encok, pusing. Kayunya digunakan untuk membantu mengatasi gigitan serangga, encok, diare, dan muntah.
Averrhoa carambola
Buah belimbing manis (Averrhoa carambola) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk dan membantu menurunkan tekanan darah. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi pusing.
Beta vulgaris
Daun bit (Beta vulgaris) secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan sakit kepala, sakit telinga, peluruh air seni, membantu menambah stamina dan sistem imun tubuh.
Brassica juncea
Akar sesawi (Brassica juncea) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, radang pada amandel. Daunnya digunakan untuk membantu meringankan sakit kepala. Bijinya digunakan untuk membantu menghangatkan badan dan peluruh haid.
Camellia sinensis
Daun teh (Camellia sinensis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare dan pusing.
Canna indica
Akar ganyong (Canna indica) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, penawar racun. Daunnya digunakan sebagai peluruh air seni. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi pusing, Umbinya digunakan untuk membantu mengatasi infeksi saluran kemih, gangguan haid, peluruh air seni, perdarahan hidung.
Citrus hystrix
Sari buah jeruk purut (Citrus hystrix) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk. Kulit buah dan daunnya digunakan sebagai sebagai antiseptik. Kulit buahnya digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan dan sakit kepala.
Citrus maxima
Kulit buah jeruk bali (Citrus maxima) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan luka dan menurunkan tekanan darah. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi pusing.
Cleome gynandra
batang pohon mamang (Cleome gynandra) secara tradisional digunakan untuk mengembalikan stamina setelah melahirkan. Daunnya digunakan sebagai pereda panas dan membantu mengatasi nyeri perut. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi sakit kepala, sakit telinga dan radang paru.
Clerodendrum indicum
Akar ginje (Clerodendrum indicum) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas dan mengatasi sakit kepala.