Nama umum: soka merah, kembang santen merah, soka beureum, red ixora, burning love, jungle flame, santan-pula, santan, tangpupo, kam ron tea, khem baan, khem nuu, khem farang
Deskripsi: Perdu, tinggi 1-4 m. Akar tunggang, coklat. Batang tegak, berkayu, bulat, pencabangan simpodial, putih kotor. Daun tunggal, seling berhadapan, lonjong, pangkal meruncing, tepi rata, ujung runcing, pertulangan menyirip, panjang 3-7 cm, lebar 3-5 cm, hijau. Bunga majemuk, berkelamin dua, kelopak bentuk corong, benang sari empat, panjang cm, kepala sari melekat pada mahkota, merah. Buah buni, lonjong, merahl Biji pipih, Ionjong, putih.
Khasiat: Kulit batang pohon soka (Ixora coccinea) telah digunakan secara tradisional untuk membantu mengobati luka baru.
Sumber:
Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 446
Tumbuhan di Indonesia yang secara tradisional telah digunakan untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul: