OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Nama umum: serai dapur, sereh, bubu, lemongrass, West Indian lemongrass, herbe-citron, verveine des Indes, sereh, serai, serai dapur, tanglad, salai, balioko, slek krey sabou, 'si khai, 'sing khai, sabalin, cha khrai, khrai, soet-kroei, sá chanh, remon gurasu
Deskripsi:
Semak menahun, tinggi 50-100 cm. Akar serabut, kuning. Batang tidak berkayu, beruas-ruas pendek, putih kotor. Daun tunggal, Ianset, berpelepah, pangkal pelepah memeluk batang, kasar, ujung runcing, tepi rata, panjang 25-75 cm, lebar 0,5-1,5 cm, pertulangan sejajar, hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, karangan bunga berseludang, terletak dalam satu tangkai, benang sari dua, berlepasan, kepala putik muncul dari samping, kuning keputihan. Buah padi, bulat panjang, pipilu putih kekuningan. Biji bulat, panjang, cokelat.

Khasiat:
Daun serai sayur (Cymbopogon citratus) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda panas, antiseptik dan mencegah muntah,iS.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 287

CAMELIA SINENSIS: Sang pemikat hati yang selalu dicari di sepanjang sejarah

Kisah dan sejarah tentang teh (Camelia sisnensis) dalam video sinematik berdurasi 20:56 menit di channel Plantamor Media, YouTube.

- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun