OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Ruellia tuberosa L.   / ACANTHACEAE
Nama umum: bunga kencana, kencana ungu, kencono wungu, pletekan, pletikan, ceplikan, minnieroot, watercannon, popping pod, iron root, bluebell
Deskripsi:
Terna semusim, tinggi 0,4-0,9 m. Akar tunggang, membentuk umbi, cokelat. Batang tegak, pangkal sedikit berbaring, bersegi, masif, hijau. Daun tunggal, bersilang berhadapan, bentuk solet, ujung membulat, pangkal runcing, tepi bergigi, panjang 6-18 cm, lebar 3-9 cm, licin, pertulangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, bentuk payung, di ketiak terdiri 1-15 bunga, kelopak 2-3 cm, benang sari melekat pada tabung mahkota berjumlah 4, dasar mahkota membentuk tabung, ujung berlekuk 5, panjang 3,5-5 cm, ungu. Buah kotak, lonjong, kering, berbiji banyak, panjang 2-3 cm, membuka dengan 2 katup, hijau. Biji bulat, kecil, cokelat.

Khasiat:
Daun bunga kencana (Ruellia tuberosa) telah digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi kencing batu.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 713