OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Plumbago zeylanica L.   / PLUMBAGINACEAE
Nama umum: daun encok, bama, ki encok, ceylon leadwort, white-flowered leadwort, wild leadwort, jarak, cheraka, bangbang, sangdikit, talankan, pit pi' khao, chettamun phloeng khaao, pit piu khaao
Deskripsi:
Perdu menahunt tinggi lebih kurang 2 m. Akar tunggang, bercabang, putih kotor. Batang berkayu, licin, beralur, bercabang, hijau kotor. Daun tunggal, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berombak, permukaan licin, berseling, panjang 3-7 cm, lebar 2-3 cm, pertulangan menyirip, hijau muda- Bunga majemuk, di ujung batang, kelopak hijau, berbulu, mahkota kecil, benang sari 5, tangkai sari lebih kurang 2 cm, putih, kepala sari biru, putik satu, panjang lebih kurang 1 cm, putiht putih keunguan.

Khasiat:
Daun daun encok (Plumbago zeylanica) telah digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi encok, pening.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 658

Video tentang kisah dan sejarah berbagai spesies tumbuhan disajikan lewat channel Plantamor Media YouTube.
Videos about the story and history of various plant species are featured on the Plantamor Media YouTube channel.
- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun