OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Blumea lacera (Burm.f.) DC.   / ASTERACEAE
Nama umum: batu lincar, sembung lalaki, kremahan, lumai hutan, damong-mabaho, tubang-kabayo, lamlampaka, naat wua
Deskripsi:
Semak semusim, tinggi mencapai 75 cm. Akar tunggang, putih. Batang tegak, masif, bulat, berbulu, percabangan monopodial, hijau. Daun tunggal, tersebari lanset, tepi bergerigi, pangkal membulat, ujung meruncing, panjang 2-3,5 crn lebar 1,5-2 cm, pertulangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, bentuk bongkolt berkelamin dua, di ketiak daun dan ujung batang, tangkai berbulu, panjang lebih kurang 5 mm, hijau, kelopak lonjong, halus, putih, benang sari panjang lebih kurang 5 mm, jumlah lima, kepala sari bujat, ujung bercabang, panjang lebih kurang 5 mm, kuning, mahkota bentuk pita, putih. Buah padi, lonjong, hitam. Biji lonjong, hitam.

Khasiat:
Daun sembung kuwuk (Blumea lacera) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda panas.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 156