OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul:
Nama umum: hareuga, ketul, daun jarong, koncham
Deskripsi:
Semak, tinggi 75 cm. Akar tunggang, putih kotor. Batang tegak, masif, segiempat, beralur, hijau. Daun majemuk, silang berhadapan, bulat, halus, tepi bertoreh, ujung runcing, pangkal meruncing, panjang 5-7 cm, lebar 5-6 cm, pertulangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, kelopak bentuk mangkok, halus, hijau, benang sari kuning kehijauan, kepala sari bulat, kuning, tangkai putik kuning kehijauan, kepala putik cokelat, mahkota kuning. Buah buni, bentuk lonceng, hijau kecokelatan. Biji pipih, hitam.

Khasiat:
Akar ketul (Bidens biternata) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda batuk. Daunnya digunakan untuk membantu mengobati luka bakar.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 148

TERATAI BIRU: Keindahan penuh misteri

Kisah dan sejarah tentang tertatai biru (Nymphaea caerulea) dalam video sinematik berdurasi 05:01 menit di channel Plantamor Media, YouTube.

- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun