OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Allium porrum L.   / AMARYLLIDACEAE
Nama umum: bawang prey, bawang daun, poa-ro hanh, toi tay, krathiam ton, jiu cong, leek
Deskripsi:
Terna semusim, tinggi 1,4 m. Akar serabut, kuning muda. Batang semu, terbentuk dari kumpulan pelepah daun, kompak, bulat, hijau. Daun tunggal, berseling, bentuk pita, pangkal tumpul, tepi rata, ujung runcing, panjang 30-75 cm, lebar 1,2-2,1 cm, pertulangan sejajar, licin, hijau. Bunga majemuk malai, bertangkat silindris, panjang 13-25 cm, hijau, benang sari 6, tangkai sari putih, kepala sari hitam, kepala putik bulat, kuning, perhiasan bunga 6 helai, ujung runcing, putlh. Buah kotak, beruang 3, diameter 0,5 cm, hijau. Biji pipih, hitam.

Khasiat:
Daun bawang prey (Allium porrum) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda batuk. Umbi lapisnya digunakan untuk membantu mengatasi encok.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 48

SEJARAH KOPI #5: Perbudakan, Tanam Paksa, dan Deforestasi

Kisah dan sejarah tentang kopi (Coffea arabica) dalam video sinematik berdurasi 10:51 menit di channel Plantamor Media, YouTube.

- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun