OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk meredakan batuk dan pilek:
Argemone mexicana L.   / PAPAVERACEAE
Nama umum: celangkringan, druju, mexican poppy, prickly poppy, yellow thistle, argémone, pavot épineux, pavot du mexique, chelang keringan, kachumba, kasubang-aso, diluariu, fin naam
Deskripsi:
Semak semusim, tinggi lebih kurang 1 m. Akar tunggang, kuning kecokelatan. Batang bulat, lunak, bercabang, hijau keputih-putihan. Daun tunggal, berseling, bulat telur, ujung lancip, pangkal meruncing, tepi berduri, pertulangan menyirip, hijau keputih putihan, hijau. Bunga tunggal di ketiak daun dan di ujung batang, kelopak bertaju dua, hijau muda, benang sari banyak, tangkai sari kuning muda, kepala sari kuning tua, kepala putik cokelat, mahkota enam, membulat, kuning. Buah kotak, bentuk tabung, beruang enam, hijau. Biji kecil, bulat, ujung lancip, cokelat kehitaman.

Khasiat:
Daun druju (Argemone mexicana) telah digunakan secara tradisional sebagai peluruh haid. Bijinya digunakan sebagai pereda batuk dan nyeri waktu haid. Getahnya digunakan untuk membantu mengatasi sakit kulit, bengkak, dan penghilang kutil pada kulit.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 100