Nama umum: panawar saribu, galela, kupu-kupu, bunga perak, bunga kertas, tangkop, bambang, kulibambang, kaa-chae kuu-do, kaalong, som sieo
Deskripsi: Perdu, tinggi mencapai 3 m. Batang tegak, bercabang banyak, cokelat muda. Daun tunggal, tersebar, bentuk seperti kuku sapi, dua sayap, ujung berlekuk ke dalam, pangkal membulat, biloba, panjang 3-10 cm, lebar 2-8 cm, permukaan halus, hijau. Bunga majemuk, karang, kelopak bentuk cawan, mahkota berlepasan, 5 helai, halus, putih, benang sari 10, di tengah bunga. Buah polong, panjang 7-15 cm, hijau.
Khasiat: Akar kupu-kupu (Bauhinia acuminata) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda batuk.
Sumber:
Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 139
Tumbuhan di Indonesia yang secara tradisional telah digunakan untuk meredakan batuk dan pilek: