OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Episcia reptans Mart.   / GESNERIACEAE
Nama umum: daun perak, jenggot yahudi
Deskripsi:
Semak, tinggi mencapai 7 cm. Akar tunggang, putih kecokeiatan Batang tegak, bulat, lunak, batang menjalar membentuk stolon, merah keunguan. Daun tunggal bersilang berhadapan, lonjong, tepi beringgit, ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 8-15 cm, lebar 4-7 cm permukaan berbulu, pertulangan menyirip, hijau keperakan. Bunga tunggal, di ketiak daun, kelopak berbagi 5, ungu, benang sari 4, putih, tangkai putik silindris, panjang 1-2 cm, putih, mahkota bentuk tabung, ujung berbagi 5, panjang 1-2 cm, merah. Buah buni, bulat telur, diameter lebih kurang 1 cm, berbulu, ungu- Biji pipihi kuning.

Khasiat:
Daun daun perak (Episcia reptans) telah digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi bisul.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 328

PALA: Rempah yang mengubah dunia

Kisah dan sejarah tentang pala (Myristica fragrans) dalam video sinematik berdurasi 21:34 menit di channel Plantamor Media, YouTube.

- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun