OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk meredakan gangguan menstruasi:
Bahan baku obat tradisional untuk meredakan gangguan menstruasi: 21 - 40 / 60
Callicarpa pedunculata
Daun kayu angin (Callicarpa pedunculata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengurangi nyeri haid dan membantu membersihkan darah setelah melahirkan.
Cananga odorata
Bunga kenanga (Cananga odorata) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan nyeri pada saat haid.
Canna indica
Akar ganyong (Canna indica) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, penawar racun. Daunnya digunakan sebagai peluruh air seni. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi pusing, Umbinya digunakan untuk membantu mengatasi infeksi saluran kemih, gangguan haid, peluruh air seni, perdarahan hidung.
Catharanthus roseus
Daun tapakdara (Catharanthus roseus) secara tradisional digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah, membantu meringankan malaria, sembelit dan kencing manis. Akarnya digunakan untuk membantu meringankan kencing manis dan peluruh haid.
Celosia argentea
Bunga jengger ayam (Celosia argentea) secara tradisional digunakan untuk membantu mengurangi keputihan dan menghilangkan rasa nveri pada waktu haid.
Cissus quadrangularis
batang pohon cikal tulang (Cissus quadrangularis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi encok. Daunnya digunakan untuk membantu meringankan patah tulang. Herbanya digunakan untuk membantu mengatasi nyeri lambung, encok dan peluruh haid.
Cissus discolor
Daun irah-irahan (Cissus discolor) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, sakit perut dan untuk peluruh haid. Batangnya digunakan untuk membantu mengatasi sesak napas dan menambah nafsu makan.
Clerodendrum japonicum
Daun bunga pagoda (Clerodendrum japonicum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi radang, haid tidak teratur dan mengurangi tekanan darah. Akarnya digunakan untuk membantu mengatasi disentri. Bunganya digunakan untuk membantu mengatasi encok. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi radang usus dan melancarkan haid.
Coleus scutellarioides
Daun iler (Coleus scutellarioides) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatas? wasir, bisul, radang telinga, haid tidak teratur, pereda demam nifas.
Coriandrum sativum
Biji ketumbar (Coriandrum sativum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi masuk angin, sariawan, radang lambung, pencernaan kurang baik, pening, mual dan haid tidak teratur.
Crocus sativus
Herba kuma-kuma (Crocus sativus) secara tradisional digunakan untuk membantu meluruhkan haid, penambah dan pembersih darah.
Cucumis melo
Buah blustru (Cucumis melo) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, membantu mengatasi bisul, mimisan, sesak nafas, Iuka koreng, pelancar haid, meningkatkan jumlah darah.
Curcuma longa
Rimpang kunyit (Curcuma longa) secara tradisional digunakan untuk membantu melancarkan haid, membantu meningkatkan fungsi hati, pereda panas, membantu mengatasi diare, sesak nafas dan radang hidung.
Dioscorea hispida
Umbi gadung (Dioscorea hispida) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri haid, encok, mengatasi bisul, penyakit kulit, penawar racun ular, encok, bengkak, kencing manis, radang sendi, kutil, nyeri haid l.
Erythrina variegata
Daun dadap ayam (Erythrina variegata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri pada waktu haid.
Flacourtia inermis
Daun, buah dan akar lobi-lobi (Flacourtia inermis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare dan mengurangi sakit haid.
Foeniculum vulgare
Buah adas (Foeniculum vulgare) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, perut kembung, sariawan dan pelancar haid.
Hedychium coronarium
Bunga gandasuli (Hedychium coronarium) secara tradisional digunakan untuk membantu meluruhkan haid, mengatasi bengkak dan radang tenggorokan.IS.
Ipomoea pes-caprae
Daun tapak kuda (Ipomoea pes-caprae) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bisul, borok, kejang perut dan menstruasi tidak teratur. Herbanya digunakan untuk membantu mengatasi beri-beri.
Jasminum sambac
Bunga melati (Jasminum sambac) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri haid, sakit kepala, sakit mata. Daunnya digunakan sebagai pereda demam, membantu mengobati sakit kul?t, luka. Akar dan semua bagiannya digunakan sebagai pereda demam.