OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk mengatasi sembelit:
Nama umum: kasingsat, srintil, adal-adal, akar kara nasi, terap kompong, maharaja lela, natcho, tong taek, thon di, nong pom
Deskripsi:
Perdu, tinggi hingga 8 m. Batang tegak, berkayu setelah tuas, dan sukulen ketika muda, berbulu pendek, hijau. Daun tunggal, bertangkai bulat, 4-8 cm, helal daun bentuk lonjong, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, terdapat 2 kelenjar, pertulangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, cawan, di ketiak daun atau dl ujung batang, putih. Buah kotak, beruang 3-5, berbulu, hijau.

Khasiat:
Akar akar kara nasi (Baliospermum solanifolium) telah digunakan secara tradisional sebagai pencahar, membantu meringankan sakit kuning. Daunt pencahar, membantu meringankan asma. Bijinya digunakan sebagai pencahar.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 128