Deskripsi:
Herba, panjang 1,5-3 m. Akar tunggang, putih. Batang menjalar atau memanjat, bersegi, sedikit berambut pada batang muda, hijau. Daun tunggal, berseling, bentuk jantung, tepi rata, ujung runcing, pangkal bertoreh, panjang 7-20 cm, lebar 6-18 cm, pertulargan melengkung, permukaan kasar, tangkai silindris, hijau. Bunga tunggal, berumah satu, di ketiak daun, bunga bentuk terompet, bunga betina duduk di atas bakal buah, garis tengah 3-5 cm, kuning. Buah buni, bentuk bola, garis tengah 15-25 cm, permukaan halus atau beralur, putih atau kuning. Biji elips, pipih, panjang 3-6 mm, putih.
Khasiat:
Buah melon (Cucumis melo) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda demam dan peluruh air seni. Kulit buahnya digunakan sebagai peluruh air seni dan urus-urUS. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi sakit perut.
Deskripsi:
Semak, merambat, panjang 5-15 m. Akar tunggang, putih kecokelatan. Batang bulat bersegi, masif beruas-ruas, hijau. Daun tunggal, tersebar, bentuk jantung, ujung runcing, pangkal bertoreh, tepi bergerigi, panjang 7-25 cm, lebar 7,5-22,5 cm, pertulangan menyirip, permukaan berbulu, hijau. Bunga majemuk, berumah 1, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang 5-10 cm, hijau muda, tangkai bunga jantan 10-15 cm, terdiri dari 420 kuntum, garis tengah 3-5 cm, kelopak berbagi 5, benang sari 5, kuning, bunga betina duduk di atas bakal buah, dasar mahkota berlekatan membentuk terompet, kuning. Buah buni, bulat silindris, panjang 10-50 cm, lunak, hijau. Biji bulat pipih, hitam.
Khasiat:
Buah blustru (Cucumis melo) telah digunakan secara tradisional sebagai pereda panas, membantu mengatasi bisul, mimisan, sesak nafas, Iuka koreng, pelancar haid, meningkatkan jumlah darah.
Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 274