OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk melancarkan kemih:
Bahan baku obat tradisional untuk melancarkan kemih: 81 - 100 / 122
Ouret sanguinolenta
Herba sambang colok (Ouret sanguinolenta) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, pereda radang dan panas. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi haid, anemia, dan kecacingan.
Pararuellia napifera
Daun gempur batu (Pararuellia napifera) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni.
Parkia speciosa
Daun petai (Parkia speciosa) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi ketatingan, peluruh air seni.
Passiflora quadrangularis
Daun markisah besar (Passiflora quadrangularis) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni. Buahnya digunakan sebagai penenang.
Persea americana
Buah alpukat (Persea americana) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sarnawan. Daunnya digunakan sebagai peluruh air seni.
Phaseolus vulgaris
Buah buncis (Phaseolus vulgaris) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni. Daun mudanya digunakan sebagai penambah zat besi.
Phyllanthus niruri
Herba meniran (Phyllanthus niruri) secara tradisional digunakan untuk membantu meningkatkan sistem imun, peluruh air seni, pereda demam.
Phyllanthus urinaria
Herba meniran abang (Phyllanthus urinaria) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, membantu mengatasi kencing batu, demam, mencret.
Physalis peruviana
Daun ceplukan peru (Physalis peruviana) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, peluruh air seni, memperbaiki pencernaan pada anak-anak.
Pimpinella saxifraga subsp. saxifraga
Herba purwoceng (Pimpinella saxifraga subsp. saxifraga) secara tradisional digunakan untuk membantu meningkatkan stamina, peluruh air seni.
Piper sarmentosum
Akar cabean (Piper sarmentosum) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, batu empedu.
Pistia stratiotes
Daun kayu apu (Pistia stratiotes) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk rejan, demam, pelancar air seni.
Plantago lanceolata
Daun otot-ototan (Plantago lanceolata) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, penenang otot kejang.
Pogonatherum crinitum
Seluruh bagian tanaman rumput bambu (Pogonatherum crinitum) secara tradisional digunakan sebagai pelancar air seni, pereda panas, antiseptik.
Polyscias fruticosa
Daun dan akar kedondong laut (Polyscias fruticosa) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni.
Polyscias scutellaria
Daun mangkokan (Polyscias scutellaria) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak dan peluruh air seni.
Portulaca quadrifida
Daun kremi (Portulaca quadrifida) secara tradisional digunakan untuk membantu mengetasi sakit perut, wasirr peluruh air seni.
Prunus persica
Biji persik (Prunus persica) secara tradisional digunakan sebagai pelancar haid. Daunnya digunakan sebagai pelancar air seni.
Pseuderanthemum diversifolium
Daun posor (Pseuderanthemum diversifolium) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, membantu mengatasi bisul, barok.
Pteris ensiformis
Seluruh bagian tanaman paku pecut (Pteris ensiformis) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, membantu mengatasi radang, peluruh air seni, pernbersih darah.