OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk menekan rasa nyeri:
Cyclea barbata Miers   / MENISPERMACEAE
Nama umum: cincau, camcauh, camcao, krung khamao, krung badan
Deskripsi:
Perdu, merambat, tinggi lebih kurang 6 m. Akar tunggang. Batang berkayu, bula terdapat tonjolan bekas daun, hijau. Daun tunggal bulat, ujung runcing, pangkal tumpult tepi rata, berbulu, pertulangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, kelopak bentuk bertajuk lima, hijau, mahkota kecil, berbibir empat, putih, 16 Buah kecil, diameter lebih kurang 1 mm, hijau keputihan. Biji pipih, putih.

Khasiat:
Daun cincau rambat (Cyclea barbata) telah digunakan secara tradisional sebagai peredapanas, membantu mengatasi nyeri perut. Getahnya digunakan untuk membantu mengatasi radang lambung, menurunkan tekanan darah dan pereda panas.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 286

TERATAI BIRU: Keindahan penuh misteri

Kisah dan sejarah tentang tertatai biru (Nymphaea caerulea) dalam video sinematik berdurasi 05:01 menit di channel Plantamor Media, YouTube.

- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun