OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul:
Bahan baku obat tradisional untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul: 41 - 60 / 184
Biophytum sensitivum
Daun kipayung (Biophytum sensitiVum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi luka memar. Herbanya digunakan sebagai penawar racun ular, peluruh air seni, membantu pernafasan dan otot kejang.
Bixa orellana
Daun kasumba keling (Bixa orellana) secara tradisional digunakan sebagai pereda diare, peluruh keringat, memperbaiki pencernaan dan menghentikan darah pada luka baru.
Breynia cernua
Daun imer (Breynia cernua) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi luka dan pereda bengkak.
Breynia androgyna
Daun katuk (Breynia androgyna) secara tradisional digunakan sebagai pelancar ASI, pereda panas, membantu mengatasi bisul, borok, mengembalikan suara parau.
Brunfelsia uniflora
Daun dan akar melati kosta (Brunfelsia uniflora) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, dan radang.
Calophyllum soulattri
Akar dan daun sulatri (Calophyllum soulattri) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan encok. Bijinya digunakan untuk membantu meringankan encok, membantu menyembuhkan luka dan kudis.
Canarium oleosum
Kulit batang pohon dan getah kenari (Canarium oleosum) secara tradisional digunakan untuk membantu menyembuhkan luka dan gatal-gatal.
Canavalia ensiformis
Biji kacang parang (Canavalia ensiformis) secara tradisional digunakan untuk membantu menurunkan demam dan membantu mengatasi bisulbisul.
Canna indica
Akar ganyong (Canna indica) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, penawar racun. Daunnya digunakan sebagai peluruh air seni. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi pusing, Umbinya digunakan untuk membantu mengatasi infeksi saluran kemih, gangguan haid, peluruh air seni, perdarahan hidung.
Ceratopteris thalictroides
Daun dan akar pakis rawa (Ceratopteris thalictroides) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sakit pada kulit terutama bisul.
Ceriops tagal
Kulit batang pohon tengar (Ceriops tagal) secara tradisional digunakan untuk membantu memulihkan stamina digunakan setelah bersalin dan membantu mengatasi luka.
Chrysanthemum indicum
Bunga krisan (Chrysanthemum indicum) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan bengkak pada mata dan mengatasi luka. Herbanya digunakan untuk membantu mengatasi radang, peluruh keringat, penghangat badan dan penurun panas.
Cinnamomum sintoc
Kulit batang pohon sintok (Cinnamomum sintoc) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan, meringankan luka dan penawar racun.
Cinnamomum parthenoxylon
Kulit batang pohon kayu telasih (Cinnamomum parthenoxylon) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi radang, peluruh kentut dan pencegah bengkak.
Cissampelos pareira
Akar gasing-gasing (Cissampelos pareira) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri perut. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi bisul, luka dan sebagai penawar racun ular.
Cissus repens
Daun riang batu (Cissus repens) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak dan pereda panas.
Cissus discolor
Daun irah-irahan (Cissus discolor) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, sakit perut dan untuk peluruh haid. Batangnya digunakan untuk membantu mengatasi sesak napas dan menambah nafsu makan.
Citrus maxima
Kulit buah jeruk bali (Citrus maxima) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan luka dan menurunkan tekanan darah. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi pusing.
Clausena excavata
Daun tikusan (Clausena excavata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati luka baru.

Daun kembang bugang (Clerodendrum calamistratum) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, membantu mengatasi diare, wasirt bisul dan menghangatkan perut.!.