OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul:
Bahan baku obat tradisional untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul: 21 - 40 / 184
Annona muricata
Kulit batang pohon sirsak (Annona muricata) secara tradisional digunakan sebagai pereda diare dan mengatasi bisul. Buah dan bijinya yang belum masak digunakan untuk mengatasi kecacingan.
Annona reticulata
Daun buah nona (Annona reticulata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bisul, encok, dan sakit kulit. Biji dan kulit batangnya digunakan untuk meringankan gejala diare.
Annona squamosa
Daun srikaya (Annona squamosa) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bisul dan peluruh keringat.
Anthurium andraeanum
Daun kuping gajah (Anthurium andraeanum) secara tradisional digunakan untuk mengatasi bengkak pada tenggorokan dan mulut.
Antidesma bunius
Daun buni (Antidesma bunius) secara tradisional digunakan untuk membanu menutup luka. Buahnya digunakan sebagai pelancar air susu ibu.
Archidendron pauciflorum
Daun jengkol (Archidendron pauciflorum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati eksim, kudis, luka dan bisul. Kulit buahnya digunakan untuk membantu mengobati borok.
Areca catechu
Biji pinang (Areca catechu) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan, mengeringkan luka, pereda batuk, pelancar haid dan peluruh air seni. Kulit bijinya digunakan sebagai peluruh air seni, dan pencahar. Daunnya digunakan untuk membantu mengobati diare, nyeri lambung, borok, dan antiseptik.
Argemone mexicana
Daun druju (Argemone mexicana) secara tradisional digunakan sebagai peluruh haid. Bijinya digunakan sebagai pereda batuk dan nyeri waktu haid. Getahnya digunakan untuk membantu mengatasi sakit kulit, bengkak, dan penghilang kutil pada kulit.
Argyreia hookeri
Daun argeria (Argyreia hookeri) secara tradisional digunakan sebagai antiseptik dan membantu mengatasi borok atau Iuka.
Artocarpus heterophyllus
Daun nangka (Artocarpus heterophyllus) secara tradisional digunakan sebagai pelancar ASI dan membantu mengatasi sakit kulit. Biji nangka juga digunakan sebagai pereda batuk dan tonik. Kayunya digunakan untuk mengurangi kejang dan sedatif. Daging buahnya digunakan sebagai pengencer dahak. Getah kulit kayunya digunakan sebagai pereda demam, mengatasi kecacingan, radang, bengkak.
Austroeupatorium inulifolium
Daun kirinyuh (Austroeupatorium inulifolium) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati luka luar.
Baccaurea lanceolata
Daun limpasu (Baccaurea lanceolata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sakit perut dan bengkak, Kulit batangnya digunakan untuk mencegah mabuk.
Bambusa vulgaris
Rebung bambu kuning (Bambusa vulgaris) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan sakit kuning dan bengkak.
Barleria cristata
Daun landep (Barleria cristata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi rematik dan peluruh air seni. Bunganya digunakan untuk membantu mengatasi bengkak karena gigitan serangga.
Barleria prionitis
Akar landep (Barleria prionitis) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan luka. Daunnya digunakan sebagai peluruh air seni, meringankan encok, sakit perut dan sakit kulit.
Basella alba
Daun gendola (Basella alba) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare, borok dan bisul. Buahnya digunakan untuk membantu mengobati sakit mata.
Begonia glabra
Daun begonia (Begonia glabra) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi luka baru.
Begonia palmata
Daun begonia (Begonia palmata) secara tradisional digunakan untuk mengatasi luka baru.
Benincasa hispida
batang pohon baligo (Benincasa hispida) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi luka. Buahnya digunakan sebagai pereda batuk kering, penawar racun.
Bidens biternata
Akar ketul (Bidens biternata) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk. Daunnya digunakan untuk membantu mengobati luka bakar.