OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul:
Bahan baku obat tradisional untuk menyembuhkan luka, borok, atau bisul: 101 - 120 / 184
Ipomoea carnea subsp. fistulosa
Daun kangkung hutan (Ipomoea carnea subsp. fistulosa) secara tradisional digunakan untuk membantu melegakan perut. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi bisul.
Ipomoea cheirophylla
Daun widosari (Ipomoea cheirophylla) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi radang dan bengkak; peluruh air seni.
Ipomoea pes-caprae
Daun tapak kuda (Ipomoea pes-caprae) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bisul, borok, kejang perut dan menstruasi tidak teratur. Herbanya digunakan untuk membantu mengatasi beri-beri.
Ipomoea pes-tigridis
Daun gamet (Ipomoea pes-tigridis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bisul.
Ipomoea quamoclit
Daun rincik bumi (Ipomoea quamoclit) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak dan meredakan demam.
Iris domestica
Daun atau rimpang brojo lintang (Iris domestica) secara tradisional digunakan sebagai jamu untuk ibu setelah bersalin. Rimpangnya digunakan untuk membantu mengatasi Iuka memar bisul, asma, bengkak, amandel, liver dan limpa, meredakan batuk dan peluruh air seni.
Ixora coccinea
Kulit batang pohon soka (Ixora coccinea) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati luka baru.
Jasminum grandiflorum
Daun melati gambir (Jasminum grandiflorum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi borok, bisul dan bersifat antiseptik.
Jasminum sambac
Bunga melati (Jasminum sambac) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri haid, sakit kepala, sakit mata. Daunnya digunakan sebagai pereda demam, membantu mengobati sakit kul?t, luka. Akar dan semua bagiannya digunakan sebagai pereda demam.
Jatropha curcas
Daun jarak pagar (Jatropha curcas) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan, perut kembung, mengobati luka.
Jatropha multifida
Daun jarak tintir (Jatropha multifida) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati luka baru.
Jatropha podagrica
Getah jarak hias (Jatropha podagrica) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi luka baru.
Kaempferia galanga
Rimpang kencur (Kaempferia galanga) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, mengatasi kembung, mual, bengkak, bisul.
Kalanchoe integra
Daun sosor bebek (Kalanchoe integra) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bisul, sakit kulit, sakit mata, mengobati luka bakar, pereda panas.
Kalanchoe laciniata
Daun sosor bebek (Kalanchoe laciniata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi radangt alergi, luka memar, membersihkan darah.
Lagerstroemia loudonii
Daun bungur (Lagerstroemia loudonii) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bisul.
Lantana camara
Daun lantana (Lantana camara) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, mengobati luka, pelu ruh air seni, mengatasi bengkak.
Leucas lavandulifolia
Daun lenglengan (Leucas lavandulifolia) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sukar tidur, pening, kecacingan, korengan, mengobati luka.
Litsea elliptica
Daun trawas (Litsea elliptica) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sariawan, bisul, nyeri perut.
Luffa acutangula
Buah oyong (Luffa acutangula) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas. Daunnya digunakan sebagai pereda panas, pelancar haid, membantu mengobati luka, tonikum, peluruh air seni, pencahar.