OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk menghilangakn pegal dan linu:
Nama umum: mungsi, mose, musi, bishop's weed, carum, ajowan caraway, jemuju, hajimuju, mungsi, damoro, lamudio, phakchee
Deskripsi:
Terna, tumbuh tegak, tinggi 0,4-0,9 m. Akar tunggang. Batang bercabang, permukaan halus, beralur tak nyata, hijau. Daun tunggal, berbagi menyinp tingkat 2-3, panjang 3-7 cm, Helaian daun bentuk garis, panjang 0,5-3 cm, lebar 0,5-1 mm, hijau. Bunga majemuk, bentuk payung majemuk, di ujung cabang, panjang ibu tangkai 3-10 cm, panJang bunga lebih kurang mm, putih. Buah jorong, beralurr berambut halus, diameter lebih kurang 3 mm, ujung membelah, cokelat kekuningan sampai COkelat tua. Biji jumlah 1, cokelat.

Khasiat:
Akar mungsi (Trachyspermum ammi) telah digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi sakit perut. Buahnya digunakan sebagai pelancar haid, membantu mengatasi amandel, meningkatkan stamina. Bijinya digunakan sebagai pereda batuk, membantu mengatasi flu, diare$ masuk angin, encok.
Sumber:

Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 820

SUKUN: Buah yang menolak dijadikan alat perbudakan

Kisah dan sejarah tentang sukun (Artocarpus altilis) dalam video sinematik berdurasi 13:37 menit di channel Plantamor Media, YouTube.

- Duri Sejati
- Duri Tempel
- Bulu Tajam
- Bulu Beracun