Nama umum: ajeran, jotang, ambong-ambong, hareuga, jaringan, ketul, black jack, hairy beggarticks, sornet, kancing baju, pau-pau pasir, keroten, ivu na mag, rakot, dadayem, burburtak, pisau-pisau, puen noksai, kee nok sai, yaa koncham khaao
Deskripsi: Semak, tinggi hingga 2 m. Batang tegak, bercabang banyak, pangkal berkayu, beralur, hijau. Daun majemuk, berhadapan, menyirip ganjil, 3-5 helai, helaian bentuk bulat telur, ujung meruncing, pangkal runcing, tepi bergerigi, pertulangan menonjol, ungu, permukaan atas kasar, hijau . Bunga tunggal, di ujung cabang, bentuk cawan, mahkota pita kuning pucat atau putih. Biji keras, bulir, hitam.
Khasiat: Akar ketul (Bidens pilosa) telah digunakan secara tradisional sebagai penawar racun. Daunnya digunakan untuk membantu mengobati sakit mata. Bunganya digunakan untuk membantu mengobati sakit gigi.
Sumber:
Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia Jakarta; 2017. hal. 149
Tumbuhan di Indonesia yang secara tradisional telah digunakan untuk meringankan sakit gigi: