OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk meredakan batuk dan pilek:
Bahan baku obat tradisional untuk meredakan batuk dan pilek: 21 - 40 / 124
Benincasa hispida
batang pohon baligo (Benincasa hispida) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi luka. Buahnya digunakan sebagai pereda batuk kering, penawar racun.
Biancaea sappan
Kayu secang (Biancaea sappan) secara tradisional digunakan sebagai pereda diare, batuk, membantu mengatasi nyeri sendi, radang mata dan asam urat.
Bidens biternata
Akar ketul (Bidens biternata) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk. Daunnya digunakan untuk membantu mengobati luka bakar.
Blumea balsamifera
Daun sembung (Blumea balsamifera) secara tradisional digunakan sebagai pereda demam, pereda batuk, peluruh keringat dan pelindung dari gigitan nyamuk.
Borassus flabellifer
Akar siwalan (Borassus flabellifer) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi malaria kecacingan. Buahnya digunakan untuk membantu mengatasi meringankan sakit perut dan membantu meningkatkan stamina. Getah, penawar racun, membantu mengatasi sakit gigi, pereda panas, batuk.
Brassica juncea
Akar sesawi (Brassica juncea) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, radang pada amandel. Daunnya digunakan untuk membantu meringankan sakit kepala. Bijinya digunakan untuk membantu menghangatkan badan dan peluruh haid.
Broussonetia papyrifera
Daun murbei (Broussonetia papyrifera) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, membantu mengatasi flu dan batuk, peluruh keringat, peluruh kencing.
Butea monosperma
Akar palasa (Butea monosperma) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk. Minyak bijinya digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan?.
Cajanus cajan
Daun gude (Cajanus cajan) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kudis dan pereda batuk.
Calendula officinalis
Herba marigold (Calendula officinalis) secara tradisional digunakan sebagai pereda radang, kejang Otot, pereda batuk dan panas.
Camellia japonica
Bunga dan daun kamelia (Camellia japonica) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk dan radang, penambah stamina.
Capsicum annuum
Buah cabe (Capsicum annuum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi encok, sariawan dan pilek.
Capsicum frutescens
Buah cabe rawit (Capsicum frutescens) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi encok, sariawan dan pilek.
Ceiba pentandra
Daun randu (Ceiba pentandra) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk dan mengatasi diare. Getahnya digunakan untuk membantu mengatasi radang Iambung.
Citrus × aurantiifolia
Buah jeruk nipis (Citrus ? aurantiifolia) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sariawan, batuk, jerawat, dan pereda panas. Daunnya digunakan untuk membantu mengurangi gatal-gatal dan untuk penyegar badan.
Citrus × aurantium f. aurantium
Sari buah jeruk keprok (Citrus ? aurantium f. aurantium) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, penyegar. Kulit buahnya digunakan sebagai penghangat badan, anti kuman pada mulut dan kerongkongan.
Citrus hystrix
Sari buah jeruk purut (Citrus hystrix) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk. Kulit buah dan daunnya digunakan sebagai sebagai antiseptik. Kulit buahnya digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan dan sakit kepala.
Coccoloba uvifera
Kulit batang pohon dan buah anggur laut (Coccoloba uvifera) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare dan pereda batuk.
Coffea canephora
Bij? kopi (Coffea canephora) secara tradisional digunakan sebagai penawar racun, pereda panasi pereda batuk dan peluruh air seni, membantu mengatasi kejang peru? meningkatkan tekanan darah.
Coleus amboinicus
Daun daun jinten (Coleus amboinicus) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasl sariawan, sakit perut, sakit gigi, pereda batuk.