OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk meredakan batuk dan pilek:
Bahan baku obat tradisional untuk meredakan batuk dan pilek: 61 - 80 / 124
Kaempferia galanga
Rimpang kencur (Kaempferia galanga) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, mengatasi kembung, mual, bengkak, bisul.
Kalanchoe daigremontiana
Daun sosor bebek (Kalanchoe daigremontiana) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas dan batuk.
Kalanchoe pinnata
Daun sosor bebek (Kalanchoe pinnata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi wasir, pusing, menurunkan panas, batuk dan peluruh air seni.
Khaya senegalensis
Daun kayu lanang (Khaya senegalensis) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk menahun.
Lantana camara
Daun lantana (Lantana camara) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, mengobati luka, pelu ruh air seni, mengatasi bengkak.
Lathyrus oleraceus
Biji kacang kapri (Lathyrus oleraceus) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, peluruh air seni.
Lilium brownii
Umbi bunga lili (Lilium brownii) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk dan demam.
Limonia acidissima
Buah kawista (Limonia acidissima) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, membantu mengatasi sariawan.
Litsea cubeba
Kulit batang pohon krangean (Litsea cubeba) secara tradisional digunakan sebagai penawar racun. Buahnya digunakan sebagai pereda batuk.
Lobelia inflata
Herba lobelia (Lobelia inflata) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, sesak. i'.
Melaleuca alternifolia
Daun teh pohon (Melaleuca alternifolia) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi jerawat, bisul, gigitan serangga, batuk, demam, luka.
Mentha arvensis
Herba daun poko (Mentha arvensis) secara tradisional digunakan sebagai pelega perut, membantu mengatasi batuk, mencret, pusing, pilek, susah tidur, sesak nafas.
Mentha meroinah
Herba menta (Mentha meroinah) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kejang, meredakan batuk, peluruh keringat.
Mentha spicata
Herba menta (Mentha spicata) secara tradisional digunakan sebagai pelega perut, pereda batuk, mengatasi kejang, peluruh keringat.
Mentha × piperita
Herba daun mint (Mentha ? piperita) secara tradisional digunakan sebagai pelega perut, membantu mengatasi kejang, pereda batuk, peluruh keringat.
Momordica charantia
Daun pare (Momordica charantia) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan pada anak-anak, mengatasi batuk, demam njfas, malaria, mual susah buang air besar. Bijinya digunakan untuk membantu mengobati luka. Daging buahnya digunakan untuk membantu mengatasi sariawan, menambah nafsu makan.
Morinda citrifolia
Buah dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) secara tradisional digunakan untuk membantu pereda batuk, membantu mengatasj radang UsUs. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi masuk angin, amander, sakit perut.
Muntingia calabura
Daun kersen (Muntingia calabura) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, peluruh dahak. Buah yang masaknya digunakan untuk membantu mengatasi sakit kuning.
Mussaenda philippica
Daun nusa indah (Mussaenda philippica) secara tradisional digunakan sebagai pereda demam, batuk.
Pandanus furcatus
Daun pandan kowang (Pandanus furcatus) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk.