OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk menurunkan panas demam:
Bahan baku obat tradisional untuk menurunkan panas demam: 141 - 160 / 196
Ouret sanguinolenta
Herba sambang colok (Ouret sanguinolenta) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, pereda radang dan panas. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi haid, anemia, dan kecacingan.
Oxalis corniculata
Daun semanggi gunung (Oxalis corniculata) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, mengatasi gatal-gatal, penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu, tungau dan sejenisnya.
Pachyrhizus erosus
Umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus) secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati beri-beri. Daunnya digunakan sebagai pereda demam. Bijinya digunakan untuk membantu mengobati sakit kulit.
Pancratium zeylanicum
Akar brambang utan (Pancratium zeylanicum) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas. Semua bagiannya digunakan untuk membantu mengatasi keseleo.
Pericampylus glaucus
Daun akar gamat (Pericampylus glaucus) secara tradisional digunakan sebagai pereda demam, pusing, pereda batuk, asma.
Phanera lingua
Akar daun lidah-lidah (Phanera lingua) secara tradisional digunakan untuk membantu menurunkan panas.
Phyllanthus pulcher
Daun naga buana (Phyllanthus pulcher) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri lambung, sakit gigi, sakit mata, sakit kulit, pereda demam.
Phyllanthus niruri
Herba meniran (Phyllanthus niruri) secara tradisional digunakan untuk membantu meningkatkan sistem imun, peluruh air seni, pereda demam.
Phyllanthus urinaria
Herba meniran abang (Phyllanthus urinaria) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, membantu mengatasi kencing batu, demam, mencret.
Pimenta dioica
Daun jambu alas (Pimenta dioica) secara tradisional digunakan sebagai pereda demam.
Piper retrofractum
Buah cabe jawa (Piper retrofractum) secara tradisional digunakan sebagai pereda demam, mulas, lemah syaraf. Akarnya digunakan untuk membantu mengatasi sakit gigi.
Pistia stratiotes
Daun kayu apu (Pistia stratiotes) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk rejan, demam, pelancar air seni.
Plantago major
Daun daun sendok (Plantago major) secara tradisional digunakan sebagai peluruh haid, pereda panas, membantu menambah nafsu makan.
Platycladus orientalis
Daun cemara kipas (Platycladus orientalis) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, membantu meringankan batuk, mencret.
Pluchea indica
Daun beluntas (Pluchea indica) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, pereda batuk, penghilang bau keringat.
Pogonatherum crinitum
Seluruh bagian tanaman rumput bambu (Pogonatherum crinitum) secara tradisional digunakan sebagai pelancar air seni, pereda panas, antiseptik.
Polygala chinensis
Akar lidah ayam (Polygala chinensis) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas pada anak-anak.
Pontederia vaginalis
Daun atau seluruh bagian tanaman wewehan (Pontederia vaginalis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri Iambung, pereda nyeri, asma, sakit perut, pereda panas.
Portulaca oleracea
Herba krokot (Portulaca oleracea) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi mencret, radang Iambung, pereda panas.
Potentilla indica
Daun atau seluruh bagian tanaman arbenan (Potentilla indica) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, pembunuh kuman, membantu meningkatkan stamina.