OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk mengatasi gangguan pencernaan:
Bahan baku obat tradisional untuk mengatasi gangguan pencernaan: 41 - 60 / 182
Baeckea frutescens
Daun junjung atap (Baeckea frutescens) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, pelancar haid, membantu mengatasi sakit perut, encok, sakit kulit.
Barleria prionitis
Akar landep (Barleria prionitis) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan luka. Daunnya digunakan sebagai peluruh air seni, meringankan encok, sakit perut dan sakit kulit.
Barringtonia racemosa
Buah butun darat (Barringtonia racemosa) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk, asma dan diare. Daunnya digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah.
Basella alba
Daun gendola (Basella alba) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare, borok dan bisul. Buahnya digunakan untuk membantu mengobati sakit mata.
Bauhinia tomentosa
Daun daun kupu-kupu (Bauhinia tomentosa) secara tradisional digunakan sebagai pereda demam dan diare.
Biancaea sappan
Kayu secang (Biancaea sappan) secara tradisional digunakan sebagai pereda diare, batuk, membantu mengatasi nyeri sendi, radang mata dan asam urat.
Bixa orellana
Daun kasumba keling (Bixa orellana) secara tradisional digunakan sebagai pereda diare, peluruh keringat, memperbaiki pencernaan dan menghentikan darah pada luka baru.
Borassus flabellifer
Akar siwalan (Borassus flabellifer) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi malaria kecacingan. Buahnya digunakan untuk membantu mengatasi meringankan sakit perut dan membantu meningkatkan stamina. Getah, penawar racun, membantu mengatasi sakit gigi, pereda panas, batuk.
Brownea ariza
Daun bunga lampion (Brownea ariza) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare.
Brucea javanica
Buah buah makasar (Brucea javanica) secara tradisional digunakan sebagai pereda diare dan penurun panas.
Brugmansia × candida
Bunga kecubung (Brugmansia ? candida) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sesak napas, nyeri haid, dan sakit perut.
Camellia sinensis
Daun teh (Camellia sinensis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare dan pusing.
Cascabela thevetia
Daun ginje (Cascabela thevetia) secara tradisional digunakan sebagai urus-urus, membantu pereda panas, Kulit batangnya digunakan untuk mencegah muntah.
Cassytha filiformis
batang pohon tali putri (Cassytha filiformis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sakit perut dan lambung. Herbanya digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan, peluruh air seni, membersihkan darah.
Ceiba pentandra
Daun randu (Ceiba pentandra) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk dan mengatasi diare. Getahnya digunakan untuk membantu mengatasi radang Iambung.
Celastrus paniculatus
Daun sila (Celastrus paniculatus) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi buang air besar berdarah dan disentri. Bijinya digunakan untuk membantu meringankan sakit perut, nyeri, encok dan borok.
Cestrum nocturnum
Daun sedap malam (Cestrum nocturnum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare.
Cinnamomum culitlawan
Kulit batang pohon kayu lawang (Cinnamomum culitlawan) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi encok dan disentri.
Cinnamomum verum
Kulit batang pohon kayu manis (Cinnamomum verum) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan kejang perut dan mengatasi diare.
Cissus discolor
Daun irah-irahan (Cissus discolor) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, sakit perut dan untuk peluruh haid. Batangnya digunakan untuk membantu mengatasi sesak napas dan menambah nafsu makan.