OBAT TRADISIONAL INDONESIA
Untuk mengatasi gangguan pencernaan:
Bahan baku obat tradisional untuk mengatasi gangguan pencernaan: 81 - 100 / 182
Eleutherine bulbosa
Umbi bawang sabrang (Eleutherine bulbosa) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni, perangsang muntah, membantu mengatasi sembelit, urus-urus. Daunnya digunakan untuk mengembalikan stamina setelah melahirkan.
Emilia sonchifolia
Akar patah kemudi (Emilia sonchifolia) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare. Daunnya digunakan sebagai pereda demam dan mengatasi sariawan.
Epicharis parasitica
Biji duku (Epicharis parasitica) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas, membantu mengatasi kecacingan, diare.
Equisetum ramosissimum var. huegelii
Herba rumput bolong (Equisetum ramosissimum var. huegelii) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni dan membantu mengatasi diare.
Eriobotrya japonica
Bunga lokwat (Eriobotrya japonica) secara tradisional digunakan sebagai pereda batuk dan mengatasi asma. Daunt membantu mengatasi diare. Buahnya digunakan sebagai pereda panas dan mengatasi kejang.
Euphorbia antiquorum
Daun susudu (Euphorbia antiquorum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare, radang dan bengkak.
Euphorbia heterophylla
Akar kate mas (Euphorbia heterophylla) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi sakit perut dan pusing.
Eurycoma longifolia
Kulit atau akar pasak bumi (Eurycoma longifolia) secara tradisional digunakan sebagai penambah stamina, pereda demam, mengatasi darah kotor, diare, sariawan dan penambah nafsu makan.
Ficus ribes
Kulit batang pohon preh (Ficus ribes) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare, mual dan malaria. Getahnya digunakan sebagai pelancar ASI.
Ficus variegata
Buah gondang putih (Ficus variegata) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare dan eksim.
Flacourtia indica
Buah duri rukem (Flacourtia indica) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare dan disentri.
Flacourtia inermis
Daun, buah dan akar lobi-lobi (Flacourtia inermis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare dan mengurangi sakit haid.
Fuchsia × standishii
Daun kembang anting-anting (Fuchsia ? standishii) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare.
Garcinia mangostana
Akar manggis (Garcinia mangostana) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi disentri.
Glochidion rubrum
Daun dempul lelet (Glochidion rubrum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi disentri, pereda batuk dan demam nifas.
Gossypium arboreum
Buah kapas jahri (Gossypium arboreum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi radang usus. Bijinya digunakan untuk membantu mengatasi radang anak telinga.
Guazuma ulmifolia
Daun jati belanda (Guazuma ulmifolia) secara tradisional digunakan untuk membantu melangsingkan badan. Bijinyanya digunakan untuk membantu mengatasi diare.
Gynura divaricata
Akar daun dewa (Gynura divaricata) secara tradisional digunakan sebagai pereda demam, mengatasi diare dan mengobati luka bakar. Getahnya digunakan untuk membantu mengatasi radang tenggorokan.
Helicia robusta var. robusta
Daun kendung (Helicia robusta var. robusta) secara tradisional digunakan sebagai pereda panas dalam. Buahnya digunakan untuk membantu mengatasi diare.
Heliconia colinsiana
Tangkai daun pisang hias (Heliconia colinsiana) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare.