OBAT TRADISIONAL INDONESIA
 
Bahan baku obat tradisional untuk berbagai gangguan kesehatan: 201 - 220 / 840
Cestrum nocturnum
Daun sedap malam (Cestrum nocturnum) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi diare.
Chamaecrista mimosoides
Daun kedinding (Chamaecrista mimosoides) secara tradisional digunakan sebagai peluruh air seni dan membantu mengatasi radang.
Chlorophytum comosum
Umbi rumput putih (Chlorophytum comosum) secara tradisional digunakan sebagai tonik penyegar badan.
Chrysanthemum oreastrum
Bunga piretri (Chrysanthemum oreastrum) secara tradisional digunakan untuk mencegah adanya nyamuk
Chrysanthemum × morifolium
Herba bunga krisan (Chrysanthemum ? morifolium) secara tradisional digunakan untuk membantu memperlancar ASI.
Chrysanthemum indicum
Bunga krisan (Chrysanthemum indicum) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan bengkak pada mata dan mengatasi luka. Herbanya digunakan untuk membantu mengatasi radang, peluruh keringat, penghangat badan dan penurun panas.
Chrysopogon aciculatus
Akar rumput jarum (Chrysopogon aciculatus) secara tradisional digunakan sebagai penawar racun.
Chrysopogon zizanioides
Akar akar wangi (Chrysopogon zizanioides) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi encok, mencegah gigitan nyamuk.
Cinchona calisaya
Kulit batang pohon dan cabang kina (Cinchona calisaya) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan malariaj pereda panas dan penambah nafsu makan.
Cinnamomum culitlawan
Kulit batang pohon kayu lawang (Cinnamomum culitlawan) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi encok dan disentri.
Cinnamomum sintoc
Kulit batang pohon sintok (Cinnamomum sintoc) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan, meringankan luka dan penawar racun.
Cinnamomum burmanni
Kulit batang pohon kayu manis (Cinnamomum burmanni) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan kencing manis, pelega perut dan sariawan.
Cinnamomum camphora
Kulit batang pohon kamfer (Cinnamomum camphora) secara tradisional digunakan sebagai pelega perut dan anti kuman.
Cinnamomum parthenoxylon
Kulit batang pohon kayu telasih (Cinnamomum parthenoxylon) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi radang, peluruh kentut dan pencegah bengkak.
Cinnamomum verum
Kulit batang pohon kayu manis (Cinnamomum verum) secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan kejang perut dan mengatasi diare.
Cissampelos pareira
Akar gasing-gasing (Cissampelos pareira) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi nyeri perut. Daunnya digunakan untuk membantu mengatasi bisul, luka dan sebagai penawar racun ular.
Cissus quadrangularis
batang pohon cikal tulang (Cissus quadrangularis) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi encok. Daunnya digunakan untuk membantu meringankan patah tulang. Herbanya digunakan untuk membantu mengatasi nyeri lambung, encok dan peluruh haid.
Cissus repens
Daun riang batu (Cissus repens) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak dan pereda panas.
Cissus discolor
Daun irah-irahan (Cissus discolor) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi bengkak, sakit perut dan untuk peluruh haid. Batangnya digunakan untuk membantu mengatasi sesak napas dan menambah nafsu makan.
Citrullus lanatus
Biji semangka (Citrullus lanatus) secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi kecacingan. Buahnya digunakan sebagai pereda panas pada anak-anak dan membantu menurunkan tekanan darah.